AdvertisementAdvertisement

Kampus IAI Hidayatullah Tingkatkan Kapasitas Dosen dalam Penyusunan Proposal Penelitian

Content Partner

BATAM (Hidayatullah.or.id) — Institut Agama Islam (IAI) Hidayatullah Batam menggelar workshop pendampingan dan penyusunan proposal penelitian serta Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 14 Ramadhan 1447 (4 /3/2026), melalui pertemuan daring dan sesi tatap muka di Ruang Rapat Kampus Marina IAI Hidayatullah Batam, Kepulauan Riau.

Rektor IAI Hidayatullah Batam, Dr. M. Sidik, M.Pd.I., mengatakan program ini digelar dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas akademik dosen dalam menyiapkan proposal penelitian dan kegiatan pengabdian yang terstruktur serta siap diajukan dalam skema penelitian institusional maupun hibah eksternal.

Dr Sidik menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penguatan aktivitas akademik yang berkaitan langsung dengan pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, peningkatan kualitas proposal penelitian dan PkM memiliki hubungan dengan reputasi lembaga pendidikan tinggi yang semakin ditentukan oleh produktivitas karya ilmiah.

“Dampak terhadap reputasi institusi diharapkan dari penulisan proposal penelitian dan PkM serta publikasi ilmiah,” ujar Sidik saat membuka kegiatan workshop tersebut.

Ia menjelaskan bahwa program ini menjadi agenda strategis yang dirancang untuk memperkuat kemampuan dosen dalam menyusun proposal penelitian secara sistematis. Kegiatan tersebut juga diwajibkan bagi seluruh dosen homebase IAI Hidayatullah Batam sebagai bagian dari konsolidasi akademik internal dalam meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi.

Sidik menambahkan bahwa pelaksanaan workshop secara kolektif dengan menghadirkan seluruh dosen dalam satu forum memiliki tujuan untuk memperkuat koordinasi akademik. Ia menjelaskan bahwa proses komunikasi yang berlangsung secara terpisah seringkali menimbulkan kendala ketika membahas persoalan teknis yang membutuhkan penjelasan langsung.

Oleh karena itu, terang Sidik, forum bersama dipandang lebih efektif dalam mempercepat penyelesaian berbagai hambatan yang muncul dalam penyusunan proposal penelitian dan PkM.

Upaya Peningkatan Produktivitas Akademik

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi secara langsung setelah sesi pemaparan materi. Sidik menyebutkan bahwa interaksi tersebut memungkinkan para dosen mengidentifikasi berbagai kendala administratif maupun substansi yang sering muncul dalam proses penyusunan proposal penelitian.

Diskusi tersebut juga berkaitan dengan upaya peningkatan produktivitas akademik dosen serta persiapan dalam pengajuan program penelitian dan pengabdian.

Ia juga menjelaskan bahwa workshop ini tidak lagi diarahkan pada pengenalan konsep dasar penyusunan proposal penelitian. Materi yang disampaikan berfokus pada pembahasan sistematika penyusunan proposal secara lebih mendalam. Pendekatan tersebut dimaksudkan untuk membantu peserta memahami tahapan teknis dalam menyiapkan proposal penelitian dan PkM yang sesuai dengan standar akademik.

Melalui workshop ini, jelas Sidik menambahkan, IAI Hidayatullah Batam berupaya memperkuat kualitas perencanaan penelitian serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para dosen. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas akademik dalam mendukung pengembangan institusi pendidikan tinggi.

Untuk memperkuat materi, panitia menghadirkan Dr. Sawaluddin, M.Pd.I., sebagai narasumber utama. Ia dikenal memiliki pengalaman dalam memperoleh hibah penelitian serta terlibat dalam berbagai kegiatan akademik yang berkaitan dengan pengembangan penelitian.

Dalam pemaparannya, Sawaluddin menjelaskan langkah-langkah sistematis dalam menyusun proposal penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Materi yang disampaikan Sawaluddin menitikberatkan pada struktur penulisan proposal, mulai dari perumusan latar belakang penelitian, penyusunan kerangka konseptual, hingga pengembangan rencana kegiatan dalam program pengabdian kepada masyarakat.

Sawaluddin juga memberikan pemaparan dan contoh kasus untuk membantu peserta memahami unsur-unsur yang diperlukan dalam proposal yang akan diajukan pada berbagai skema penelitian.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Pemuda Diajak Memaknai Ramadhan sebagai Ruang Refleksi dan Perbaikan Diri

TOLITOLI (Hidayatullah.or.id) -- Pentingnya pemuda memaknai Ramadhan sebagai ruang refleksi untuk semakin progresif dan beradab menjadi pesan utama dalam...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img