
JAKARTA (Hidayatullah.or.id) – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, KH Naspi Arsyad, Lc, menghadiri undangan acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste di Hotel St. Regis, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa, 6 Ramadhan 1447 (24/2/2026).
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syaikh Faisal bin Abdullah Amodi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Founding Day atau Hari Berdirinya Arab Saudi yang diperingati setiap 22 Februari.
“Selain mengadakan iftar bersama, kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari Founding Day atau hari berdirinya Arab Saudi yang diperingati pada 22 Februari,” kata Syaikh Faisal.
Dalam kesempatan itu, Faisal turut menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Islam di Indonesia.
“Dalam bulan suci ini beliau menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Islam di Indonesia. Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan aman,” ujarnya.
KH Naspi Arsyad memberi apresiasi kepada pihak penyelenggara. Ia menilai bahwa inisiatif dari Kedutaan Besar Arab Saudi ini bukan sekadar agenda rutin diplomatik, melainkan sebuah momentum krusial bagi konsolidasi pemikiran dan hati para tokoh di Indonesia.
“Yang pertama atas nama DPP Hidayatullah mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kedutaan Besar Arab Saudi atas helatan buka bersama pada malam hari ini dengan kehadiran atau yang juga dihadiri oleh beberapa tokoh nasional Indonesia serta beberapa duta besar yang ada di Indonesia,” ujar KH Naspi Arsyad kepada media ini.
Lebih lanjut, KH Naspi menekankan bahwa kegiatan ini mengandung dimensi spiritual yang sangat kuat yang mampu melampaui batas-batas formalitas. Beliau menyebut buka puasa sebagai sebuah instrumen penyatu bagi idealisme umat yang terkadang terfragmentasi oleh realitas politik harian.
“Buka bersama adalah merupakan simbol spiritual yang berfungsi menyatukan hati dan idealisme umat Islam secara umum dan tokoh Islam secara khusus dan itu terlihat dari kebersamaan, keakraban, dan suasana yang cair dalam acara buka bersama yang dilakukan oleh kedutaan besar Arab Saudi,” jelasnya.
Baginya, pertemuan di Hotel St. Regis tersebut merupakan mikrokosmos dari Indonesia yang dicita-citakan, yakni sebuah bangsa yang mampu mengesampingkan perbedaan demi kepentingan kolektif yang lebih besar, dipandu oleh nilai-nilai spiritualitas yang luhur.
Ia berharap esensi dari kebersamaan malam itu dapat ditransformasikan ke dalam kebijakan-kebijakan strategis yang membawa kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia menuju masa depan yang lebih bermartabat.






