AdvertisementAdvertisement

DPP Hidayatullah Gelar Sekolah Pengasuh Asrama, Siapkan Murabbi Berkompetensi dan Berjiwa Profetik

Content Partner

Gambar saat ini tidak memiliki teks alternatif (alt). Nama berkas: gedung-dakwah-hidayatullah.jpg

KARANGANYAR (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah kembali menggelar program penguatan kapasitas pengasuh pesantren melalui Sekolah Pengasuh Asrama (SPA) Hidayatullah Angkatan I Tahun 2026.

Program bertajuk “Menjadi Murabbi Asrama yang Dicintai dan Dirindukan” tersebut berlangsung pada 2–15 Oktober 2026 di Ma’had Menara Quran, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Peserta melakukan check-in pada 1 Oktober 2026.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya menyiapkan murabbi atau pengasuh asrama yang profetik, profesional, serta memiliki kompetensi ruhiyah, pedagogis, psikologis, sosial, manajerial, dan kepemimpinan.

Program Sekolah Pengasuh Asrama dirancang dalam tiga tahapan. Tahap pertama dilaksanakan secara luring di Ma’had Menara Quran, Karanganyar, Solo. Tahap kedua berlangsung secara daring pada Oktober–November 2026 melalui pelaksanaan Penelitian Tindakan Asrama (PTA) di tempat tugas. Sementara tahap ketiga kembali dilaksanakan secara luring pada 1–5 Desember 2026 di Ma’had Hidayatullah Yogyakarta.

“Program dilaksanakan melalui tiga tahapan, tahap I (luring) di Ma’had Menara Quran, Karanganyar, Solo. Selanjutnya ada tahap II (daring): Oktober–November 2026 melalui pelaksanaan Penelitian Tindakan Asrama (PTA) di tempat tugas. Serta tahap III (luring): 1–5 Desember 2026 di Ma’had Hidayatullah Yogyakarta,” demikian keterangan panitia pelaksana SPA Hidayatullah.

Ketua Departemen Kepesantrenan DPP Hidayatullah, Ustadz Muhammad Syakir, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari keseriusan DPP Hidayatullah dalam menyiapkan regenerasi untuk melanjutkan perjuangan di jalan tarbiyah dan dakwah Hidayatullah.

“Ini menunjukkan bukti keseriusan DPP Hidayatullah dalam menyiapkan regenerasi untuk melanjutkan perjuangan di jalan Tarbiyah dan Dakwah Hidayatullah ini,” ujarnya.

Menyiapkan Pengasuh Berjiwa Murabbi

Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad, menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Sekolah Pengasuh Asrama tersebut.

Menurutnya, saat ini Hidayatullah ditopang oleh lebih dari 400 pondok pesantren yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Keberadaan pesantren tersebut juga berarti terdapat lebih dari 400 asrama yang menjadi tempat pembinaan santri melalui program tarbiyah dan kurikulum Hidayatullah.

Ia menekankan pentingnya sosok pengasuh sebagai salah satu unsur utama dalam keberhasilan pelaksanaan kurikulum.

“Sedang salah satu unsur utama dalam kurikulum adalah siapa pelaksana kurikulum tersebut. Kurikulum yang baik tapi tidak mengerti dan tidak memahami spirit, akan mandul (hasilnya),” tegas KH Naspi.

Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu urgensi DPP Hidayatullah mengadakan Sekolah Pengasuh Asrama. Program ini bertujuan melahirkan pengasuh yang memahami eksistensi Hidayatullah sekaligus memiliki kemampuan dalam mengelola asrama.

“(Dibutuhkan) pengasuh yang mengerti spirit perjalanan Hidayatullah, mengerti bagaimana melahirkan kader Hidayatullah tangguh, militan, dan memiliki kompetensi sesuai semangat dakwah Hidayatullah,” ucapnya dalam rilis video yang beredar baru-baru ini.

Untuk itu, Ketua Umum DPP Hidayatullah berharap seluruh stakeholder Pondok Pesantren Hidayatullah dapat mengirimkan pengasuh dan kader untuk mengikuti program Sekolah Pengasuh Asrama.

“Kita berbicara Hidayatullah masa depan, berarti berbicara tentang regenerasi, dan berbicara tentang regenerasi itu berbicara tentang siapa mengajar siapa dengan apa dia mengajar,” ungkapnya.

Melalui program tersebut, DPP Hidayatullah berharap lahir para murabbi yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam mengelola asrama, tetapi juga memahami nilai, visi, dan spirit tarbiyah serta dakwah Hidayatullah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

DPP Hidayatullah Perkuat Tata Kelola dan SDI DPW Sulbar

SULAWESI BARAT (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah memperkuat tata kelola organisasi dan kapasitas sumber daya insani (SDI)...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img