
LABUHANBATU (Hidayatullah.or.id) — Ketua Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Bidang Perkaderan Dr. Paryadi Abdul Ghofar Hadi, S.Sos.I., M.Si., menegaskan bahwa tugas dakwah tidak dapat dipikul secara individual, melainkan harus dilaksanakan dengan melibatkan seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat secara luas.
“Tugas dakwah ini tidak bisa kita angkat sendirian. Oleh karena itu, kita harus melibatkan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat pada umumnya,” katanya, sembari menegaskan prinsip dasar gerakan Hidayatullah yang meluaskan kolaborasi lintas sektor dalam kerja-kerja dakwah.
Lebih lanjut, ia mengarahkan seluruh kader Hidayatullah Sumatera Utara untuk memperluas jejaring dan komunikasi. Ia menyampaikan imbauan agar para kader “menggencarkan silaturahmi, menjalin komunikasi, melakukan kolaborasi dan sinergi, serta membangun jejaring dengan semua pihak agar dakwah ini mengalami pertumbuhan yang cepat, eksplosif, dan akseleratif.”
Dalam pada itu, Ghofar mendorong agar Rakerwil Hidayatullah Sumatera Utara ini dimaksimalkan menjadi forum untuk mempertemukan gagasan, menyatukan langkah organisasi, serta memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Rakerwil Hidayatullah Sumatera Utara resmi dibuka bertempat di Hotel Deli Syari’ah, Kabupaten Labuhanbatu Induk, Sumatera Utara, Sabtu, 19 Sya’ban 1447 (7/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 65 peserta yang merupakan perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hidayatullah dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Acara pembukaan Rakerwil dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi pemerintah dan unsur keamanan. Hadir mewakili Kepala Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Induk, Dr. H. Jamal, M.Pd.I. Selain itu, turut hadir Kepala Subbagian Kerja Sama Badan Koordinasi (Bakkop) Polres Labuhanbatu Induk, Komisaris Polisi P. Hutasuhut.
Dalam sambutannya, Dr. H. Jamal, M.Pd.I. menyampaikan harapannya agar seluruh program Hidayatullah Sumatera Utara, khususnya di bidang dakwah, sosial, dan pendidikan, dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menyatakan harapan tersebut tidak hanya ditujukan bagi umat Islam, tetapi juga bagi pemeluk agama lain yang hidup berdampingan di Kabupaten Labuhanbatu Induk dan wilayah Sumatera Utara secara keseluruhan.
Buktikan Islam Rahmat Semesta Alam

Sementara itu, Kompol P. Hutasuhut dalam sambutannya menyoroti nilai yang terkandung dalam Mars Hidayatullah. Ia mengungkapkan ketertarikannya pada lirik yang berbunyi, “Hadapi lawan hingga jadi kawan, buktikan Islam rahmat semesta alam.”
Menurutnya, pesan tersebut menarik karena dalam kehidupan sosial sering kali hubungan antarteman atau tetangga justru mudah berubah menjadi konflik. Pernyataan tersebut disambut tawa dan tepuk tangan peserta yang memenuhi ruangan.
Kompol P. Hutasuhut kemudian menegaskan kesiapan institusinya untuk mendukung aktivitas dakwah Hidayatullah, khususnya di Kabupaten Labuhanbatu.
Ia menyampaikan bahwa daerah tersebut menghadapi tantangan serius berupa dekadensi moral, termasuk kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Ia menyebutkan bahwa dalam satu tahun, jumlah anak muda atau generasi Z yang terjerat kasus narkoba dan diproses hukum dapat mencapai ratusan orang.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Sumatera Utara, Ustadz Syukron Khoiri Nasution, M.Pd., merespons sambutan dan tawaran kerja sama dari Kementerian Agama dan Polres Labuhanbatu.
Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa jajaran pengurus DPW dan DPD Hidayatullah Sumatera Utara didominasi oleh generasi muda yang masih memiliki keterbatasan pengalaman dan wawasan.
Oleh karena itu, Syukron memohon bimbingan dan arahan dari seluruh pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun tokoh masyarakat, dalam menjalankan amanah dakwah.






