AdvertisementAdvertisement

Dari Tanah Suci, K.H. Naspi Arsyad Ajak Dai Menghadirkan Dakwah yang Memesona

Content Partner

MAKKAH (Hidayatullah.or.id) — Ketua Umum DPP Hidayatullah, K.H. Naspi Arsyad, menyampaikan materi halaqoh secara langsung dari Makkah Al-Mukarramah. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak para dai dan aktivis dakwah untuk melakukan pembaruan dalam cara menyajikan dakwah agar lebih menarik, memikat, dan mampu menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat. Rabu (17/06/2026).

Mengawali pemaparannya, Kyai Naspi menggambarkan perubahan suasana Kota Makkah yang kini tidak hanya dikenal sebagai pusat ibadah umat Islam, tetapi juga berkembang dengan berbagai fasilitas modern. Selain keberadaan Masjidil Haram yang menjadi pusat spiritual kaum Muslimin, kota suci itu juga menghadirkan beragam destinasi kuliner, kawasan perbelanjaan, serta gedung-gedung bertingkat yang menambah daya tarik bagi para jamaah dan pengunjung.

Menurut beliau, ibadah haji selalu menghadirkan kerinduan yang mendalam bagi setiap Muslim. Bahkan ketika kata “haji” disebutkan, banyak orang merasakan kebahagiaan dan semangat tersendiri. Hal itu tidak hanya disebabkan oleh kemuliaan tempat pelaksanaannya, tetapi juga karena besarnya ganjaran pahala yang dijanjikan Allah SWT bagi mereka yang menunaikannya.

Kyai Naspi menilai, kenyamanan dan keindahan fasilitas yang tersedia di Tanah Suci turut menjadi faktor yang membuat jamaah merasa betah. Penataan kawasan, kemegahan masjid, serta kemudahan layanan yang disediakan menciptakan pengalaman spiritual yang berkesan sehingga orang ingin terus berada di sana.

Dari fenomena tersebut, beliau kemudian menarik pelajaran penting bagi gerakan dakwah. Menurutnya, dakwah tidak cukup hanya menyampaikan pesan yang benar, tetapi juga perlu dikemas secara menarik dan mempesona sehingga masyarakat merasa nyaman untuk mendekat dan terus menikmati sajian dakwah yang diberikan.

“Sebagaimana orang betah berada di Makkah karena suasana dan fasilitas yang mendukung, gerakan dakwah juga perlu menghadirkan lingkungan yang nyaman, indah, dan menyenangkan sehingga umat semakin dekat dengan nilai-nilai Islam,” ujarnKyai Naspi

Karena itu, para dai dan penggerak dakwah di berbagai daerah diharapkan mampu menghadirkan wajah dakwah yang ramah, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dakwah yang dikemas dengan baik, faktanya dapat menumbuhkan simpati, memperluas jangkauan pengaruh, serta mengundang lebih banyak orang untuk menikmati keindahan Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Kyai Naspi juga mengungkapkan cita-cita besar pendiri Hidayatullah, K.H. Abdullah Said. Menurut beliau, K.H. Abdullah Said memiliki keinginan kuat agar pelaksanaan dan praktik ajaran Islam dapat ditampilkan secara indah dan mempesona, sehingga masyarakat tertarik untuk mengenal, mempelajari, dan mengamalkan Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan dakwah tidak hanya ditentukan oleh substansi ajaran yang disampaikan, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan pengalaman keberagamaan yang menghadirkan ketenangan, keindahan, dan keteladanan di tengah masyarakat. Dengan demikian, dakwah akan semakin dekat dengan umat dan mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa kehilangan ruh serta nilai-nilai dasarnya.

Editor: Adam Sukiman
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

KHUTBAH JUMAT Akhlak Mulia kepada Allah SWT: Jalan Menuju Kesempurnaan Iman

Keimanan yang benar tidak hanya tercermin dalam banyaknya ibadah yang dilakukan, tetapi juga tampak pada kualitas akhlak seorang hamba...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img