AdvertisementAdvertisement

Itsar sebagai Jalan Penguat Organisasi dan Masyarakat

Content Partner

SEORANG senior rela sibuk mencarikan rumah kontrakan untuk kader yuniornya. Setelah menemukan rumah yang diharapkan, sang senior menyerahkannya kepada sang yunior. Padahal sang senior juga butuh rumah kontrakan untuk diri dan keluarganya, karena sudah harus segera berpindah dari rumah yang sekarang mereka tinggali.

Sang yunior tidak enak hati. Ia pun meminta agar sang senior menggunakan rumah tersebut. Biarlah dirinya sendiri mencari. Akan tetapi sang senior menolak permintaan itu. Akhirnya, dengan terpaksa dan haru, ia menerima kebaikan sang senior.

Jika mau, sang senior bisa menggunakan rumah tersebut. Ia yang mencari, pun seorang senior. Akan tetapi ia memilih untuk menolong sang yunior. Walaupun dengan begitu, ia sendiri mengalami kesulitan. Inilah contoh itsar.

Itsar dapat diartikan sebagai mendahulukan orang lain. Al-Qur’an surat Al-Hasyr ayat 9 menyampaikan, “Dan mereka (Anshar) mengutamakan (Muhajirin) atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan.”

Melalui itsar, sang senior yakin Allah ta’ala akan menurunkan pertolongan kepadanya, sebagaimana hadits riwayat Muslim, “Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama sang hamba selalu menolong saudaranya.”

Dengan itsar, sang senior menitipkan pesan agar sang yunior percaya bahwa dirinya sedang dieksplorasi, diantarkan untuk menjadi baik dan menyebarkan kebaikan. Dirinya tumbuh semakin berkapasitas. Sementara orang sekitarnya bertumbuh kebahagiaannya karena merasakan banyak kebaikan darinya.

Jika sang yunior ragu, ini bahaya. Satu perasaan buruk berpeluang muncul, yakni merasa dieksploitasi. Eksploitasi bermakna penggalian potensi sumber daya untuk diorientasikan kepada orang lain saja, sementara sang pemilik sumber daya relatif dilupakan.

Eksploitasi tidak jarang menimbulkan masalah berat. Sang yunior sebagai pemilik sumber daya akan kehabisan sumber daya lalu melemah, bahkan burn out. Hidupnya menyentuh titik nadir yang paling nyeri.

Satu yang diharapkan sang senior dari tindakan itsar-nya, yakni para yunior terinspirasi untuk saling itsar juga. Satu sama lain saling menolong sesuai kemampuan. Kedekatan antarperson atau kohesi sosial bisa lebih kuat. Pergerakan organisasi/komunitas lebih solid. Dampak ke masyarakat semakin terasa.

Perihal ini pernah dikaji oleh dilakukan Schiefer dan Noll (2016). Terdapat enam dimensi untuk mengokohkan kohesi sosial: Hubungan sosial, keterhubungan, orientasi baik, nilai-nilai bersama, kualitas hidup subjektif dan objektif, kesetaraan dan ketidaksetaraan.

Mengandalkan indoktrinasi saja bukan keputusan tepat. Aktivitas ini hanya menyentuh satu dua dimensi, lainnya belum. Menariknya itsar berpotensi menyentuh banyak dimensi. Misalkan dengan itsar, kesenjangan ekonomi dapat berkurang.

Satu catatan penting, itsar bukan lahir dari kelemahan. Justru itsar berawal dari kekuatan. Salah satunya kekuatan iman.

Catatan lainnya itsar bisa beresonansi. Orang yang menerima kebaikan lewat itsar, terutama para kader, terantarkan untuk berkeinginan itsar juga. Dengan sedikit penguatan, insya Allah, itsar akan terinternalisasi.

Ibarat siklus, itsar mewujud ke dalam kebaikan. Lalu kebaikan ini menginspirasi pihak lain. Pihak lain kemudian membangun itsar juga. Terus demikian hingga itsar meluas, tidak hanya di satu organisasi/komunitas tertentu.

Memang awalannya tidak mudah. Butuh orang-orang yang istiqomah melahirkan dan menyebarkan itsar. Ibarat pusaran, inti dibutuhkan. Para pengkader dan kader adalah intinya. Jika mereka istiqomah dalam itsar, ada harapan itsar terbentuk juga di masyarakat luas. Sebaliknya jika mereka berhenti, berhenti pula pertumbuhan itsar di masyarakat.

Wallah a’lam.

*) Fu’ad Fahrudin, penulis Ketua Departemen Perkaderan DPP Hidayatullah

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Relawan Bersihkan Warung Warga untuk Percepat Pemulihan Ekonomi Aceh Tamiang

ACEH (Hidayatullah.or.id) -- Relawan kemanusiaan Tim Siaga Bencana Hidayatullah Aceh bersama Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menyasar kedai dan...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img