
BATAM (Hidayatullah.or.id) — Rektor Institut Agama Islam (IAI) Hidayatullah Batam, Dr. M. Sidik, M.Pd.I., menyatakan bahwa reputasi sebuah institusi akademik pada era pendidikan tinggi modern salah satunya sangat dipengaruhi oleh kualitas tampilan website dan jurnal ilmiah yang dikelola oleh perguruan tinggi tersebut.
Hal itu disampaikan Sidik saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Website Institusi dan Kostumisasi Tampilan Jurnal Berbasis Open Journal System (OJS) yang diselenggarakan oleh IAI Hidayatullah Batam beberapa waktu lalu dan disitat pada Jum’at, 23 Ramadhan 1447 (13/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hibrida melalui Zoom Meeting serta diikuti langsung oleh peserta yang hadir di Ruang Rapat Kampus Marina IAI Hidayatullah Batam, Kepulauan Riau. Bimbingan teknis ini ditujukan untuk meningkatkan standar pengelolaan teknologi informasi di lingkungan kampus, khususnya terkait pengembangan website institusi dan pengelolaan jurnal akademik berbasis Open Journal System.
Dalam sambutannya, Sidik menjelaskan bahwa penguatan pengelolaan website dan jurnal institusi menjadi bagian penting dari strategi peningkatan reputasi akademik. Ia menegaskan bahwa kualitas tampilan digital yang dimiliki oleh perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai sarana informasi, tetapi juga menjadi representasi profesionalitas institusi dalam lingkungan pendidikan tinggi.
“Dampak terhadap reputasi institusi diharapkan dari maksimalnya pengelolaan website institusi dan kostumisasi tampilan jurnal berbasis OJS,” ujar Sidik.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis ini dimaksudkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kompetensi tenaga kependidikan di bidang pengelolaan teknologi informasi. Program ini diwajibkan bagi tenaga kependidikan, khususnya tim teknologi informasi yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan website kampus serta jurnal ilmiah berbasis OJS.
Menurut Sidik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi menjadi bagian dari proses pengembangan institusi pendidikan tinggi. Melalui kegiatan pelatihan ini, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai praktik pengelolaan website serta penyesuaian tampilan jurnal ilmiah agar sesuai dengan standar pengelolaan publikasi akademik.
Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan bimbingan teknis tidak lagi berfokus pada pengenalan konsep dasar pengelolaan website maupun OJS. Materi yang diberikan diarahkan pada praktik langsung yang lebih mendalam, termasuk proses identifikasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaan sistem digital kampus. Pendekatan tersebut disebut sebagai proses analisis teknis yang bertujuan memperbaiki kualitas tampilan website institusi serta antarmuka jurnal berbasis OJS.
Sidik menambahkan bahwa kehadiran peserta secara langsung dalam kegiatan ini memberikan kesempatan bagi berlangsungnya diskusi yang lebih intensif setelah sesi pemaparan materi. Diskusi tersebut memungkinkan para peserta untuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis maupun administratif yang muncul dalam pengelolaan sistem digital kampus.
Menurut Sidik, pelaksanaan bimbingan teknis ini menjadi bagian dari upaya IAI Hidayatullah Batam dalam memperkuat tata kelola sistem informasi akademik yang mendukung aktivitas pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.
“Dengan peningkatan kemampuan pengelolaan website dan jurnal berbasis OJS, institusi berharap pengembangan layanan digital kampus dapat berjalan secara lebih optimal,” kata Sidik menandaskan.
Pentingnya Tampilan Digital
Sebagai narasumber utama, panitia menghadirkan Fauji Nurdin St. Mudo, dosen Universitas Murakata sekaligus Crossref Ambassador yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan website institusi serta kostumisasi tampilan jurnal berbasis OJS. Dalam pemaparannya, Fauji menjelaskan pentingnya tampilan digital sebagai wajah pertama yang dilihat oleh publik ketika mengakses informasi sebuah lembaga pendidikan.
Ia mengilustrasikan fungsi website dan jurnal digital dengan analogi yang sederhana. “Tampilan website ibarat halaman depan rumah institusi kita, begitu pula tampilan OJS ibarat halaman depan rumah jurnal suatu institusi,” ujar Fauji Nurdin.
Melalui analogi tersebut, Fauji menjelaskan bahwa pengelolaan tampilan digital memiliki peran penting dalam membangun citra profesional institusi pendidikan tinggi.
Oleh karena itu, pengembangan website dan jurnal ilmiah menurutnya perlu dilakukan secara sistematis dengan memperhatikan aspek teknis, visual, serta kemudahan akses bagi pengguna.






