AdvertisementAdvertisement

Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, IAI Hidayatullah Batam Laksanakan Bimtek PkM dan Publikasi

Content Partner

BATAM (Hidayatullah.or.id) — Institut Agama Islam (IAI) Hidayatullah Batam menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proposal Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Artikel Jurnal PkM, Penulisan Buku, dan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas akademik sivitas kampus.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan institusi sebagai bagian dari penguatan kompetensi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian, pengabdian masyarakat, serta publikasi ilmiah.

Bimtek yang berlangsung di Aula Kampus I Batu Aji Hidayatullah Batam ini menghadirkan narasumber Frangky Silitonga, S.Pd., M.Si., yang memberikan pendampingan teknis terkait mekanisme penyusunan proposal pengabdian masyarakat sesuai standar nasional.

Agenda ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAI Hidayatullah Batam dan ditetapkan sebagai kegiatan wajib bagi seluruh dosen homebase.

Ketua LP2M, Muthma’innah, M.Pd menerangkan bahwa kegiatan tersebut upaya untuk memastikan kesiapan akademik dosen dalam merespons peluang pendanaan dan pengembangan riset berbasis pengabdian masyarakat.

Muthma’innah menyebutkan pelaksanaan bimtek diarahkan tidak hanya pada pemahaman konseptual, tetapi juga pada praktik teknis penyusunan dokumen akademik yang memenuhi standar kementerian.

Mengikuti Pedoman Teknis

Sementara itu, dalam pemaparannya, Frangky Silitonga menjelaskan bahwa pengajuan proposal kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sistem Litapdimas Kementerian Agama harus mengikuti pedoman teknis yang telah ditetapkan secara sistematis. Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap petunjuk teknis sebelum proses pengajuan dilakukan.

“Mengutip dari portal Litapdimas, sebelum mengusulkan bantuan pastikan anda membaca dan memahami juknis terkait bantuan yang akan diusulkan. Jadilah pengusul yang cerdas dan bijaksana,” ujar Frangky dalam sesi penyampaian materi.

Ia juga mengarahkan peserta untuk memilih tema riset prioritas yang telah ditetapkan Kementerian Agama agar proposal yang diajukan memiliki relevansi kebijakan serta peluang keberterimaan yang lebih tinggi. Menurutnya, kesesuaian antara tema penelitian dan bidang keilmuan program studi menjadi faktor penting dalam proses seleksi proposal.

Selain penyusunan proposal, Frangky menekankan kewajiban akademik lanjutan berupa publikasi hasil pengabdian masyarakat dalam jurnal ilmiah berbasis Open Journal System (OJS). Ia menjelaskan bahwa proses penulisan artikel harus mengikuti template jurnal yang sesuai ruang lingkup keilmuan dan dapat ditelusuri melalui portal indeks nasional.

“Pastikan jurnal hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah disubmit melalui link OJS PkM dan penulisannya mengikuti template jurnal yang tersedia di portal SINTA,” jelasnya kepada peserta.

Rektor IAI Hidayatullah Batam, Dr. Muhammad Siddik, M.Pd.I., dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang diinisiasi LP2M tersebut. Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian merupakan bagian dari tanggung jawab profesional akademisi perguruan tinggi.

Menurutnya, keterbatasan sumber daya institusi justru menuntut sivitas akademika untuk aktif memanfaatkan informasi dan peluang yang tersedia melalui sistem Litapdimas. Ia menilai kegiatan bimbingan teknis menjadi ruang awal untuk membangun budaya akademik yang produktif dan terukur.

“Pelaksanaan bimbingan teknis pengajuan proposal kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga bisa menjadi wadah untuk memulai menulis proposal yang baik dan terukur serta menjadi pemancing lahirnya karya-karya produktif lainnya dari seluruh dosen,” ujar Muhammad Siddik.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat orientasi institusi dalam membangun ekosistem akademik yang tidak hanya berfokus pada pengajaran, tetapi juga menghasilkan kontribusi ilmiah yang berdampak bagi masyarakat. Melalui penguatan kemampuan penyusunan proposal, publikasi jurnal, penulisan buku, serta pemahaman HKI, dosen diharapkan mampu meningkatkan kualitas luaran akademik secara berkelanjutan.

“Bimtek ini bagian dari upaya institusional IAI Hidayatullah Batam dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi berbasis riset dan pengabdian masyarakat, sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan sosial,” pungkas Siddik.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

KHUTBAH JUM’AT Menjaga Takwa Setelah Ramadhan

الْحَمْدُ للهِ الَّذِي جَعَلَ التَّقْوَى مِفْتَاحَ الْجِنَانِ، وَأَنْزَلَ الْقُرْآنَ نُوْرًا لِلْأَنَامِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img