AdvertisementAdvertisement

Suhardi Pimpin DPW Hidayatullah DKI Jakarta, Dorong Dakwah Kolaboratif dan Berdampak

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Hidayatullah DKI Jakarta yang berlangsung pada 12–14 Desember 2025 menandai babak baru kepemimpinan organisasi dakwah tersebut di Ibu Kota.

Dalam forum permusyawaratan yang digelar sebagai bagian dari mekanisme organisasi nasional, Suhardi Sukiman, S.Th.I., M.Pd., resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah DKI Jakarta untuk periode 2025–2030.

Penetapan ini sekaligus menegaskan kesinambungan kepemimpinan Hidayatullah di Jakarta dalam konteks keindonesiaan sebagai pusat pemerintahan dan ruang strategis kehidupan kebangsaan.

Dalam sambutannya usai pelantikan di asrama haji Pondok Gede, Sabtu, 22 Jumadil Akhir 1447 (13/12/2025), Suhardi menegaskan harapannya agar dakwah Hidayatullah di DKI Jakarta semakin terarah, kolaboratif, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa kolaborasi dengan berbagai elemen, baik internal organisasi maupun masyarakat secara umum, menjadi kunci untuk menghadirkan dakwah yang relevan dengan kebutuhan umat dan bangsa.

“Dengan kolaborasi yang ada, termasuk bersama berbagai elemen masyarakat, kami berharap dakwah Hidayatullah di Ibu Kota semakin terarah, saling menguatkan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Suhardi.

Sebelum masuk pada arah kebijakan ke depan, Suhardi terlebih dahulu mengulas jejak kepemimpinan DPW Hidayatullah DKI Jakarta dari masa ke masa. Ia menyebutkan para ketua terdahulu yang telah memimpin dan membangun fondasi organisasi, mulai dari Ustadz Muhammad Islah pada periode awal, dilanjutkan Ustadz Dirlis Karyadi Al Hafidz, almarhum Ustadz Suryadi Rasyid, Ustadz Asdar Majhari Taewang, hingga Ustadz Muhammad Isnaini pada periode sebelumnya.

“Para ketua sebelum kami telah meletakkan dasar yang kuat. Apa yang kita jalani hari ini pada hakikatnya adalah melanjutkan gagasan dan kerja-kerja dakwah yang sudah mereka rintis,” katanya.

Dalam suasana penuh khidmat, Suhardi juga mengajak peserta Muswil untuk mendoakan para pendahulu yang telah wafat sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka terhadap organisasi dan dakwah Islam.

Suhardi menekankan bahwa kepemimpinan dakwah tidak hanya ditentukan oleh kapasitas manajerial, tetapi juga kesiapan spiritual. Ia membagikan pengalaman pribadi saat diminta mengisi kegiatan marhalah yang diawali dengan pertanyaan tentang konsistensi ibadah malam.

“Dakwah ini tidak semata-mata soal kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan ruhani,” tuturnya.

Terkait konsolidasi organisasi, Suhardi menyampaikan pentingnya kesinambungan tim kerja. Ia memilih mempertahankan sejumlah personel lama dalam struktur DPW agar perencanaan dan diskusi strategis yang telah dibangun pada periode sebelumnya dapat dilanjutkan secara efektif.

“Saya tidak ingin mengulang proses yang sudah kita lalui bertahun-tahun. Kita memerlukan tim yang memahami arah dakwah Hidayatullah di DKI Jakarta,” tegasnya.

Menurut Suhardi, berdakwah di Jakarta memiliki karakteristik tersendiri karena posisinya sebagai etalase nasional. Ia menilai kinerja DPW DKI Jakarta akan menjadi perhatian banyak pihak dan mencerminkan wajah organisasi secara luas.

Dengan pengalaman organisasi dan jejaring yang telah terbentuk, ia optimistis DPW Hidayatullah DKI Jakarta memiliki modal kuat untuk menjalankan agenda ke depan.

Selain penguatan dakwah, Suhardi juga menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi umat di Jakarta sebagai wilayah dengan potensi besar.

Ia menutup sambutannya dengan mengajak seluruh unsur Hidayatullah, termasuk para senior dan keluarga besar organisasi, untuk saling menopang dalam menjalankan amanah bersama.

“Ini bukan kerja satu orang, tetapi kerja kolektif yang membutuhkan kebersamaan,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Mahasiswa STIQ Ash-Shiddiq Diterjunkan ke Masyarakat untuk Syiar dan Pengabdian Ramadhan

MEDAN (Hidayatullah.or.id) -- Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Ash-Shiddiq Medan, Muhammad Mahmud, S.Th.I., M.Pd., menegaskan bahwa program Safari...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img