AdvertisementAdvertisement

Dari Dapur Umum Gamlamo, Kepedulian Menjaga Harapan Pascabanjir Halmahera Barat

Content Partner

MALUT (Hidayatullah.or.id) — Bencana mungkin telah merenggut harta benda, namun kepedulian tidak boleh dibiarkan ikut merenggut masa depan masyarakat terdampak. Prinsip inilah yang menjadi landasan respon kemanusiaan yang dilakukan oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Maluku Utara (Malut) yang menggandeng Tim Siaga Bencana Hidayatullah Malut dalam menanggapi dampak banjir yang melanda wilayah Halmahera Barat, khususnya di Desa Gamlamo.

Pasca surutnya banjir, kondisi lingkungan warga masih menyisakan persoalan serius. Endapan lumpur pekat menempel di dinding rumah, sementara sisa genangan air menciptakan ancaman kesehatan yang tidak kasatmata. Dalam situasi tersebut, keterlambatan bantuan berpotensi memperburuk kondisi fisik dan psikologis masyarakat yang telah kehilangan sebagian besar harta bendanya.

Tim Siaga Bencana ini menilai bahwa kecepatan penanganan menjadi faktor krusial dalam fase darurat. Oleh karena itu, pada Sabtu pagi, 10 Januari 2026, tim BMH bersama relawan SAR Hidayatullah menyalurkan bantuan logistik ke pusat aktivitas warga di Desa Gamlamo. Akses menuju lokasi ditempuh dengan kendaraan bak terbuka yang membawa berbagai kebutuhan dasar.

Bantuan yang disalurkan meliputi bahan pangan seperti beras dan telur, serta pakaian layak pakai bagi warga yang terdampak banjir. Seluruh bantuan difokuskan untuk mendukung operasional dapur umum desa yang menjadi tumpuan utama pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Setibanya di dapur umum, suasana kerja yang padat berubah menjadi momen penuh rasa syukur. Aktivitas memasak yang sempat terancam terhenti kembali menemukan keberlanjutan berkat pasokan logistik yang diterima. Dapur umum tersebut diketahui harus menyiapkan sekitar 700 porsi makanan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari BMH ini,” ujar Ustadz Tabhir, salah satu pemuda setempat yang terlibat langsung dalam pengelolaan dapur umum. Ia menjelaskan bahwa ketersediaan bahan pangan menjadi faktor penentu apakah layanan makan bagi warga dapat terus berjalan atau tidak.

Menurutnya, tanpa tambahan logistik, aktivitas memasak berpotensi terhenti karena keterbatasan stok. Kehadiran bantuan tersebut dinilai memberikan ruang napas baru bagi warga untuk bertahan di tengah kondisi darurat yang belum sepenuhnya pulih.

Selain pangan, perhatian juga diarahkan pada aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan. Wilayah pascabanjir memiliki risiko tinggi terhadap munculnya penyakit menular akibat air tercemar dan sanitasi yang terganggu. Distribusi perlengkapan kebersihan sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan masyarakat dalam jangka menengah.

Upaya tersebut sekaligus mendukung stabilitas psikologis warga. Ketika kebutuhan dasar dapat terpenuhi secara bertahap, masyarakat memiliki ruang untuk memulihkan ketenangan dan kembali menata kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini menempatkan pemulihan fisik dan mental sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Kepala BMH Maluku Utara, Nurhadi, menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para donatur yang harus dikelola secara bertanggung jawab. Ia menyatakan bahwa kehadiran BMH di lokasi bencana merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam merespons setiap kondisi darurat kemanusiaan.

“Penyaluran ini adalah bagian dari tanggung jawab moral kami untuk meringankan beban sesama,” ujar Nurhadi. Ia menambahkan bahwa tim akan terus memantau perkembangan situasi guna memastikan tidak ada warga yang terabaikan dalam proses pemulihan.

Menurutnya, bencana memang dapat menghilangkan harta benda dalam waktu singkat, namun solidaritas sosial harus menjadi penyangga agar masa depan masyarakat terdampak tetap terjaga. Dukungan terhadap dapur umum dan kebutuhan dasar dipandang sebagai investasi kemanusiaan yang tidak dapat ditunda.

“Bencana mungkin telah merenggut harta benda, namun kepedulian kita tidak boleh membiarkannya merenggut masa depan,” kata Nurhadi menutup keterangannya.

Reporter: Herim Achmad
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Sambut Ramadhan, Dana Umat Hadirkan Air Bersih untuk Santri dan Warga Cimanggu

BANDUNG BARAT (Hidayatullah.or.id) -- Menjelang Ramadhan 1447 H, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah (Laznas BMH) rampungkan program pipanisasi...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img