
MAMUJU (Hidayatullah.or.id) — Musyawarah Nasional (Munas) VI Hidayatullah tahun 2025 semakin semarak dengan terselenggaranya kegiatan HijauRun yang mengusung tema “Berlari dan Hijaukan Bumi.” Agenda ini menjadi wujud nyata kepedulian kader Hidayatullah terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Di Sulawesi Barat, kegiatan tersebut dipusatkan di Taman Landscape, Mamuju, pada akhir pekan lalu. Start resmi dimulai pukul 07.00 WITA dengan pelepasan peserta yang dilakukan oleh Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Barat, Ustadz Drs. H. Mardhatillah.
Dalam sambutannya, ia menekankan makna HijauRun tidak sekadar sebagai aktivitas olahraga, melainkan gerakan yang menumbuhkan kepedulian ekologis.
“HijauRun sebuah gerakan nyata untuk menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan, kesehatan, dan penghijauan lingkungan,” ujar Mardhatillah saat memberikan arahan sebelum melepas peserta.
Sebagai tanda simbolik, Ketua DPW menyerahkan bibit pohon kepada panitia pelaksana. Penyerahan tersebut dimaknai sebagai penegasan komitmen Hidayatullah dalam menjaga kelestarian alam sekaligus meneguhkan nilai penghijauan sebagai bagian dari dakwah sosial kemasyarakatan.
Kegiatan HijauRun di Mamuju diikuti sekitar 200 peserta. Mereka menempuh rute sejauh 2 kilometer di kawasan pantai. Sambil berlari dan berjalan, peserta turut membawa kantong kresek yang digunakan untuk memungut sampah di sepanjang jalur yang dilalui.
Upaya tersebut memberikan nuansa berbeda karena olahraga dikombinasikan dengan aksi menjaga kebersihan lingkungan. Panitia pun menyiapkan beragam doorprize sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat.
Selain terpusat di Mamuju, agenda serupa digelar secara serentak di lima kabupaten lain di Sulawesi Barat. Kegiatan tersebut melibatkan Muslimat Hidayatullah serta masyarakat setempat.

Antusiasme warga terlihat jelas, bukan hanya karena kegiatan ini bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga berfungsi sebagai media silaturahim antara kader, masyarakat umum, dan lembaga lokal.
Panitia pelaksana, Muhammad Bashori, dalam keterangannya mengatakan, dengan model penyelenggaraan semacam ini, HijauRun berpotensi menjadi gerakan berkelanjutan yang menanamkan kesadaran ekologis sekaligus budaya hidup sehat.
Harapannya, langkah kecil yang dilakukan dapat memberikan dampak jangka panjang berupa lingkungan yang bersih, asri, dan hijau, khususnya bagi generasi mendatang.
“Gerakan kecil seperti ini, bila dilakukan secara konsisten, akan menumbuhkan kesadaran ekologis yang pada akhirnya menjadi budaya hidup sehat sehari-hari,” ungkap Muhammad Bashori dalam keterangannya, Kamis, 4 Rabi’ul Awal 1447 (28/5/2025).
HijauRun yang berbarengan dengan momentum Munas VI Hidayatullah memperlihatkan sinergi antara olahraga, kepedulian sosial, dan dakwah lingkungan.
Bashori menambahkan, dengan menggabungkan unsur kebersamaan, kesehatan, serta penghijauan, kegiatan ini diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam memadukan aktivitas fisik dengan kepedulian terhadap alam.