
SERPONG (Hidayatullah.or.id) — Musyawarah Daerah (Musda) Hidayatullah se-Banten digelar pada Sabtu, 22 Jumadil Akhir 1447 (13/12/2025), bertempat di Kampus Hidayatullah Serpong, yang beralamat di Kampung Jaletreng, Jalan Raya Serpong Nomor 03, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Forum ini menjadi agenda konsolidasi organisasi yang melibatkan kader Hidayatullah se-Provinsi Banten, termasuk jajaran Dewan Murabbi Wilayah (DMW), Dewan Pengurus Wilayah (DPW), serta unsur pengurus terkait lainnya.
Musda tersebut diselenggarakan sebagai ruang musyawarah dan penguatan struktur kelembagaan Hidayatullah di tingkat daerah yang dihadiri para kader dari berbagai kabupaten dan kota yang membawa semangat kebersamaan dalam menjaga kesinambungan gerakan dakwah dan pendidikan yang berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Salah satu agenda penting dalam Musda se-Banten ini adalah pelantikan delapan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah. DPW Hidayatullah Banten secara resmi melantik DPD Kota Serang, DPD Kabupaten Serang, DPD Kota Cilegon, DPD Kabupaten Pandeglang, DPD Kabupaten Lebak, DPD Kota Tangerang Selatan, DPD Kota Tangerang, serta DPD Kabupaten Tangerang. Pelantikan tersebut menandai penguatan struktur organisasi Hidayatullah di seluruh wilayah administratif Banten.
Ketua DPW Hidayatullah Banten, Dadan Abdul Fattah, dalam arahannya menegaskan bahwa pembentukan dan penguatan DPD tidak dimaksudkan semata sebagai kelengkapan struktural organisasi.
Ia menyampaikan bahwa keberadaan DPD memiliki peran strategis dalam memastikan program-program organisasi dapat dijalankan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan lokal masing-masing daerah. Penataan struktur, menurutnya, menjadi fondasi agar kerja-kerja dakwah, pendidikan, dan sosial berjalan lebih terukur dan berkelanjutan.
Dadan juga menekankan bahwa Musda merupakan momentum strategis untuk mempertemukan semangat keislaman dengan tanggung jawab kebangsaan.
“Musda ini sekaligus menjadi ruang untuk menyatukan visi kader agar dakwah Hidayatullah tetap relevan dengan kebutuhan umat dan bangsa, tanpa kehilangan pijakan pada nilai Islam,” ujar Dadan.
Melalui forum ini, Dadan menambahkan, konsolidasi struktural dan penguatan program diharapkan dapat berjalan seiring dengan semangat keindonesiaan, yaitu membangun masyarakat yang berdaya, berakhlak, dan berkontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Murabbi Wilayah, Ustadz Nurdin Mustamin, menekankan pentingnya komitmen kader terhadap Gerakan Nawafil Hidayatullah (GNH).
Nurdin menyampaikan bahwa seluruh kader memiliki tanggung jawab moral dan organisatoris untuk menjalankan GNH secara konsisten, sehingga program yang telah dirancang tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi mampu melahirkan kader-kader yang memiliki kualitas keilmuan, spiritual, dan kepemimpinan.






