AdvertisementAdvertisement

Hidayatullah Lepas Dai Program “SEA Loves Al-Qur’an” 1447 H ke Tiga Negara Asean

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah melalui Departemen Hubungan Antarbangsa secara resmi melepas para dai yang akan menjalankan misi dakwah internasional dalam program “SEA Loves Al-Qur’an” 1447 Hijriah, Selasa, 20 Ramadhan 1447 (10/3/2026). Para dai tersebut akan menjalankan tugas dakwah di sejumlah negara kawasan Asia Tenggara, yakni Malaysia, Filipina, dan Timor Leste.

Program ini merupakan bagian dari agenda dakwah internasional Hidayatullah yang telah berjalan pada periode sebelumnya dan terus dikembangkan sebagai upaya memperluas syiar Islam di kawasan ASEAN.

Program SEA (South East Asia) Loves Al-Qur’an sendiri merupakan kegiatan pengiriman dai dan pengajar Al-Qur’an untuk bertugas di berbagai negara, khususnya selama momentum dakwah seperti bulan Ramadhan, dengan peran antara lain menjadi imam shalat, mengajar Al-Qur’an, serta membina masyarakat Muslim setempat.

Dalam laporannya, Ketua Departemen Hubungan Antarbangsa DPP Hidayatullah Rasfiuddin Sabaruddin menyampaikan bahwa pada tahun ini pengiriman dai difokuskan pada tiga negara ASEAN. Beberapa kader yang diutus antara lain Sahid Tandiong yang bertugas di Filipina, Ustadz Kasyful Anwar di Malaysia, Arya Ramle di wilayah Sabah, serta Ustadz Muhammad Asif yang diamanahkan berdakwah di Timor Leste.

“Program ini merupakan kelanjutan dari periode sebelumnya. Tahun ini kita prioritaskan di tiga negara, yaitu Malaysia, Filipina, dan Timor Leste. InsyaAllah ke depan akan terus dikembangkan ke negara-negara lain di kawasan ASEAN,” ungkapnya dalam laporan kegiatan pelepasan.

Acara pelepasan diawali dengan pengantar dan arahan dari Ketua DPP Hidayatullah Bidang Organisasi, Dudung Amadung Abdullah. Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa dakwah merupakan tugas mulia yang menjadi identitas umat Islam.

Menurutnya, umat terbaik adalah mereka yang beriman dan menyampaikan risalah kebenaran Allah SWT kepada manusia. Oleh karena itu, Hidayatullah berkomitmen untuk terus mengembangkan dakwah tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga hingga ke mancanegara.

“Kesempatan ini adalah peluang kebaikan bagi pribadi maupun lembaga. Tidak semua orang mendapatkan amanah ini. Karena itu setiap kegiatan harus dijalankan sesuai program dan disertai evaluasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, pelepasan resmi dilakukan oleh Ketua Umum DPP Hidayatullah, Naspi Arsyad. Dalam pesannya kepada para dai yang akan bertugas, ia menekankan pentingnya meluruskan niat dalam berdakwah.

“Jika niat kita lurus, maka urusan akan dimudahkan oleh Allah SWT. Dakwah yang dijalani dengan niat yang benar akan menjadi kenikmatan. Para asatidz yang terpilih mengikuti program ini adalah orang-orang pilihan untuk melanjutkan jejak dakwah Rasulullah SAW,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar para dai senantiasa memperbanyak doa dan menjaga keikhlasan selama menjalankan amanah dakwah di negeri orang.

“Selamat bertugas dan menjalankan amanah. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kenikmatan dalam menapaki jalan dakwah ini,” pesannya.

Melalui program SEA Loves Al-Qur’an, Hidayatullah berharap dapat memperkuat hubungan persaudaraan umat Islam lintas negara serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an melalui pengajaran, pembinaan, dan kegiatan dakwah di berbagai komunitas Muslim di kawasan Asia Tenggara.[]

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Kisah Hidayah di Masjid

SORE itu saya berbincang dengan seorang pemuda di halaman masjid. Wajahnya ramah, namun tampak sedikit pemalu. “Saya Tino,” katanya memperkenalkan...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img