AdvertisementAdvertisement

Pondok Pesantren Hidayatullah Medan Peserta Hebitren Sumut dalam Kunjungan Wamen Koperasi

Content Partner

MEDAN (Hidayatullah.or.id) — Pondok Pesantren Hidayatullah Medan turut ambil bagian dalam kegiatan Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren) Sumatera Utara yang digelar bersama Koperasi Sekunder Bisnis Pesantren (KSBP) Sumatera Utara di lingkungan Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 11 Sya’ban 1447 (30/1/2026), dan menjadi bagian dari agenda kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, ke Sumatera Utara.

Acara ini turut dihadiri Direktur Umum dan Hukum Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Deva Rachman, S.Sos,. M.Si.

Kunjungan tersebut adalah forum silaturahim sekaligus peninjauan langsung terhadap perkembangan ekonomi pesantren dan koperasi pesantren di wilayah Sumatera Utara.

Melalui Hebitren, pesantren-pesantren yang memiliki unit usaha dipertemukan dalam satu ruang koordinasi untuk memperkuat jejaring, berbagi praktik baik, serta membangun sinergi dengan pemerintah.

Dalam agenda yang dipusatkan di kantor KSBP Sumatera Utara tersebut, Wakil Menteri Koperasi RI disambut oleh pengurus koperasi pesantren dan para pimpinan pesantren yang hadir.

Rangkaian kegiatan mencakup perkenalan dengan pengurus KSBP Sumut, penyampaian arahan Wakil Menteri Koperasi, serta peninjauan langsung sejumlah unit usaha pesantren, seperti toko koperasi, unit digital printing, konveksi, hingga Sarana Produksi Pangan Gizi (SPPG) milik Ponpes Al Kautsar Al Akbar.

Pondok Pesantren Hidayatullah Medan menjadi salah satu peserta yang diundang secara resmi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Pesantren Hidayatullah Medan mencerminkan keterlibatan aktif pesantren ini dalam ekosistem ekonomi pesantren di Sumatera Utara, khususnya dalam penguatan koperasi dan usaha berbasis komunitas.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Medan, Ust. Isa Abdul Baary, menyampaikan bahwa keikutsertaan pesantrennya dalam forum Hebitren Sumatera Utara merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren.

“Kami memandang kunjungan ini sebagai dorongan moral dan strategis untuk terus memperkuat kemandirian ekonomi pesantren. Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Isa Abdul Baary dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa penguatan ekonomi pesantren menjadi penopang penting bagi keberlanjutan fungsi pendidikan dan pembinaan santri. Melalui unit-unit usaha yang dikelola secara profesional dan berjejaring, pesantren diharapkan mampu mengembangkan sumber pembiayaan mandiri sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan Hebitren Sumatera Utara ini juga dimaknai sebagai langkah konkret mempererat hubungan antara pesantren dan pemerintah. Kehadiran Wakil Menteri Koperasi RI memberikan ruang dialog langsung mengenai kebijakan, dukungan, serta tantangan yang dihadapi koperasi pesantren di daerah.

Dalam agenda tersebut, pesantren tidak hanya diposisikan sebagai penerima kebijakan, tetapi sebagai mitra strategis dalam penguatan ekonomi nasional berbasis nilai gotong royong dan prinsip syariah.

Ust. Isa Abdul Baary menilai bahwa kolaborasi antara Hebitren, KSBP, pesantren, dan pemerintah memiliki potensi besar untuk mempercepat penguatan koperasi pesantren.

“Dengan sinergi yang terbangun, pesantren dapat berkembang menjadi model ekonomi berbasis komunitas yang produktif, profesional, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat membuka akses yang lebih luas bagi pesantren untuk meningkatkan kapasitas usaha, baik dari sisi manajemen, jaringan pemasaran, maupun akses pembiayaan.

Menurutnya, ekonomi pesantren yang kuat akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan, kesejahteraan santri, serta kontribusi sosial pesantren di tengah masyarakat.

Kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi RI ke Hebitren Sumatera Utara ditutup dengan sesi ramah tamah dan diskusi bersama para pimpinan pesantren dan lembaga.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Kita Berdiri Tegak untuk Kemerdekaan Palestina!

ADAKALANYA dunia tidak membutuhkan pidato panjang. la hanya butuh satu sikap yang jujur. Ketika seseorang berkata bahwa keamanan harus...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img