AdvertisementAdvertisement

Sinergi Hidayatullah dan Pemerintah Menguatkan Arah Pembinaan Umat di Kepulauan

Content Partner

BINTAN (Hidayatullah.or.id) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bintan, H. Abu Sufyan, menegaskan bahwa keberadaan organisasi kemasyarakatan Islam seperti Hidayatullah memiliki kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pembinaan umat dan pembentukan karakter generasi muda.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Daerah Gabungan VI Hidayatullah se-Kepulauan Riau yang digelar di Aula Kantor Camat Toapaya, Kabupaten Bintan, Jum’at, 6 Rajab 1447 (26/12/2025).

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Dewan Murobbi Wilayah Hidayatullah Kepulauan Riau, pengurus Dewan Pengurus Wilayah, para Ketua Dewan Pengurus Daerah se-Kepulauan Riau, pengurus Pemuda dan Muslimat Hidayatullah, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Menurut Abu Sufyan, peran ormas Islam menjadi elemen penting dalam memperkuat ekosistem pembangunan keagamaan yang selaras dengan visi kebangsaan.

Ia menyampaikan bahwa kerja-kerja pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh organisasi keislaman berkontribusi langsung pada penguatan moral, spiritual, dan sosial masyarakat. Dalam konteks tersebut, Hidayatullah dinilai memiliki rekam jejak yang kuat dalam mendampingi umat hingga ke lapisan akar rumput yang ada di kepulauan.

Abu Sufyan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan ormas Islam. Ia menyampaikan harapan agar Hidayatullah turut mendukung program ekoteologi yang digagas Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagai upaya menanamkan kesadaran keagamaan yang ramah lingkungan.

Pada kesempatan itu, Abu Sufyan juga mengungkapkan rencana penyaluran lima ribu bibit pohon yang akan dikelola dan ditanam bersama Hidayatullah demi kemaslahatan umat dan keberlanjutan lingkungan.

Semangat Kolaborasi Lintas Elemen

Musyawarah Daerah Gabungan VI ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti ratusan peserta yang berasal dari berbagai unsur kepengurusan Hidayatullah di tingkat wilayah dan daerah.

Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus peneguhan arah gerakan di wilayah kepulauan, dengan mengusung tema nasional Sinergi Anak Bangsa Menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Kepulauan Riau, Lukman Hakim, mengatakan tema ini merefleksikan semangat kolaborasi lintas elemen dalam menyiapkan generasi unggul yang beriman, berilmu, dan berakhlak.

Lukman Hakim menyampaikan bahwa musyawarah ini tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari ikhtiar menyiapkan kepemimpinan yang kokoh dan amanah di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kepulauan Riau. Ia menekankan pentingnya soliditas organisasi dalam menghadapi tantangan sosial dan keumatan yang semakin kompleks.

Sementara itu, Ketua Dewan Murobbi Wilayah Hidayatullah Kepulauan Riau, Khoirul Amri, mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menjaga ruh perjuangan organisasi.

Khoirul menegaskan bahwa kekuatan Hidayatullah terletak pada kesinambungan nilai spiritual, intelektual, dan kultural yang menjadi fondasi gerakan. Ketiga aspek tersebut, menurutnya, harus terus dipertajam agar organisasi tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan umat.

Dukungan terhadap peran Hidayatullah juga disampaikan oleh unsur legislatif daerah. Anggota DPRD Kabupaten Bintan, Suprapto, menyatakan apresiasinya terhadap militansi kader Hidayatullah dalam melakukan pembinaan masyarakat.

Ia menilai konsistensi tersebut sebagai modal sosial yang berharga dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter, sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Dialog Kebangsaan dan Kepemimpinan Baru

Selain sidang-sidang organisasi, Musyawarah Daerah Gabungan VI juga diisi dengan dialog kebangsaan bersama Anggota DPD RI perwakilan Kepulauan Riau H. Dharma Setiawan. Dialog tersebut membahas penguatan sinergi program, terutama di bidang pendidikan dan pembinaan keagamaan di wilayah kepulauan dan daerah terluar.

Dalam dialog tersebut H. Dharma Setiawan sampaikan apresiasi terhadap dedikasi para kader Hidayatullah yang selama ini konsisten hadir di tengah masyarakat, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses. Peran tersebut dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan spiritual masyarakat kepulauan.

Musyawarah Daerah Gabungan VI ini juga menetapkan kepemimpinan baru Dewan Pengurus Daerah untuk masa bakti 2025–2030 di tujuh kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau.

Untuk Kota Batam, amanah kepemimpinan dipercayakan kepada Abdul Azis. Di Kabupaten Lingga, tongkat kepemimpinan diemban oleh Muh. Hamka Syaifudin, sementara Kabupaten Bintan dipimpin oleh Edi Rusdianto. Adapun Kota Tanjungpinang menetapkan Syamsul Alam sebagai ketua Dewan Pengurus Daerah.

Di wilayah kepulauan terluar, Kabupaten Kepulauan Anambas menetapkan Aminuddin Busro sebagai ketua, Kabupaten Natuna dipimpin oleh Tah Huwandila, dan Kabupaten Karimun mempercayakan kepemimpinan kepada Urip Al Islam.

Dengan berakhirnya Musyawarah Daerah Gabungan VI pada Ahad (28/12/2025) ini, Lukman mengatakan, Hidayatullah Kepulauan Riau meneguhkan komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen bangsa.

“Forum ini menjadi pijakan awal dalam menata langkah kolektif menuju terwujudnya masyarakat beriman, berilmu, dan berakhlak mulia, sebagai bagian dari ikhtiar bersama menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandas Lukman.

Editor: Adam Sukiman
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Jejak Ayah dalam Jiwa Anak, Pelajaran Moral dari Kisah Nabi Yusuf

MARILAH kita mentadabburi pesan yang Allah Subhanahu wa Ta'ala sampaikan dalam Al Qur'an Surah Yusuf ayat 24, ketika Dia...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img