AdvertisementAdvertisement

Zakat Umat Hadirkan Masjid Layak bagi Penyintas Aceh Tamiang Sambut Ramadhan

Content Partner

ACEH (Hidayatullah.or.id) — Zakat, infak, dan sedekah umat yang dihimpun LAZNAS BMH menghadirkan kesiapan ibadah bagi penyintas bencana di Kabupaten Aceh Tamiang menjelang Ramadhan 1447 H.

Melalui program bersih masjid dan penyaluran perlengkapan ibadah, BMH bersama relawan bergerak di Masjid Babut Taqwa, Pematang Durian, Kecamatan Sekerak, serta Masjid Al Hidayah, Pantai Cempa, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, beberapa waktu lalu dan ditulis Jum’at, 2 Ramadhan 1447 (20/2/2026).

Tim membersihkan lantai, dinding, area wudhu, dan fasilitas MCK yang terdampak banjir bandang. Mereka juga menyalurkan karpet sajadah, jam dinding, serta perlengkapan penunjang ibadah untuk mengganti fasilitas yang rusak.

“Kondisi Masjid Babut Taqwa sebelumnya masih jauh dari ideal. Lantai keramik belum terpasang. Dinding dan plafon belum tersedia sehingga burung bebas masuk dan meninggalkan kotoran. Jamaah menggunakan terpal dan karpet seadanya untuk shalat berjamaah. Sound system pun rusak akibat banjir,” ungkap Adnan Korlap BMH di lokasi.

Jamaah Lebih Siap

Imam Masjid Babut Taqwa, Umar, menyampaikan bahwa bantuan karpet dan aksi bersih masjid membuat jamaah lebih siap menyambut Ramadhan.

“Alhamdulillah, luar biasa kepedulian BMH kepada jamaah masjid. Insya Allah mereka lebih siap lagi menyambut dan mengisi Ramadhan,” ujarnya.

Di Masjid Al Hidayah Pantai Cempa, kebutuhan karpet layak pakai juga menjadi perhatian utama. Lebih lanjut Imam setempat menyebut kehadiran kembali tim BMH membawa semangat baru bagi jamaah yang masih dalam proses pemulihan pascabencana.

Selain pemulihan fisik, BMH menyalurkan mushaf melalui program Tebar Sejuta Al-Qur’an. Distribusi ini memperkuat aktivitas tilawah di bulan yang dikenal sebagai Syahrul Qur’an.

Adnan sebagai Korlap BMH menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan umat tidak berhenti pada bantuan darurat.

“Dana tersebut diarahkan untuk memastikan penyintas dapat memasuki Ramadhan dengan sarana ibadah yang bersih, layak, dan mendukung kekhusyukan,” ungkapnya.

Program ini menunjukkan bahwa solidaritas umat melalui zakat bukan hanya mengatasi kebutuhan sesaat, tetapi mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pemulihan sosial masyarakat.[]

Reporter: Herim Achmad
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Mahasiswa STIQ Ash-Shiddiq Diterjunkan ke Masyarakat untuk Syiar dan Pengabdian Ramadhan

MEDAN (Hidayatullah.or.id) -- Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Ash-Shiddiq Medan, Muhammad Mahmud, S.Th.I., M.Pd., menegaskan bahwa program Safari...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img