AdvertisementAdvertisement

Nanang Noerpatria Apresiasi Halal Bihalal Al-Irsyad sebagai Penguat Persatuan Umat

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, Dr. Nanang Noerpatria, M.Pd., menghadiri undangan kegiatan Halal Bihalal dan Haflatul ‘Id yang diselenggarakan oleh organisasi Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis, 21 Syawal 1447 (9/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri berbagai tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, serta sejumlah perwakilan diplomatik dari negara sahabat, termasuk Duta Besar Palestina dan Sudan untuk Indonesia.

Dalam keterangannya kepada media ini setelah acara berlangsung, Nanang Noerpatria menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum perjumpaan tersebut. Menurutnya, pertemuan lintas tokoh dan organisasi Islam seperti yang digagas Al-Irsyad Al-Islamiyyah memiliki peran penting dalam memperkuat ukhuwah dan membangun dialog konstruktif antar-elemen umat.

“Kami mengapresiasi kegiatan Halal Bihalal dan Haflatul ‘Id yang diselenggarakan Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Kegiatan semacam ini penting untuk terus dilanjutkan karena menjadi ruang pertemuan yang memperkuat persaudaraan dan sinergi umat,” ujar Nanang.

Acara tersebut juga menjadi momentum refleksi setelah bulan Ramadhan sekaligus forum silaturahmi antara para tokoh keagamaan, pemimpin organisasi Islam, serta perwakilan negara sahabat yang memiliki perhatian terhadap isu-isu kemanusiaan dan pendidikan di dunia Islam.

Nanang menilai kehadiran Duta Besar Palestina dan Sudan menambah dimensi internasional dalam pertemuan tersebut, mengingat kedua negara memiliki hubungan diplomatik dan sejarah kerja sama yang kuat dengan Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan dan solidaritas kemanusiaan.

Nanang menyampaikan bahwa Al-Irsyad Al-Islamiyyah dikenal sebagai organisasi yang berpegang pada prinsip washatiyah atau moderasi dalam beragama. Konsep washatiyah tersebut, menurutnya, memiliki relevansi penting dalam menghadapi dinamika masyarakat global yang semakin kompleks.

“Al-Irsyad Al-Islamiyyah selama ini dikenal berpegang teguh pada prinsip washatiyah yang menawarkan solusi praktis dan futuristik bagi masyarakat modern dan postmodern,” kata Nanang.

Ia menjelaskan bahwa wasathiyah Islam menekankan keseimbangan antara nilai spiritual, rasionalitas, dan kemaslahatan sosial. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang plural, pendekatan tersebut dinilai mampu memperkuat stabilitas sosial sekaligus menjaga harmoni antar kelompok masyarakat.

Selain itu, Nanang juga menyoroti fokus Al-Irsyad Al-Islamiyyah pada sektor pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban yang berakhlak mulia serta menghasilkan generasi yang memiliki kapasitas intelektual dan integritas moral. “Al-Irsyad menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban yang berakhlak mulia dan moderat,” ujarnya.

Secara historis, Al-Irsyad Al-Islamiyyah dikenal sebagai salah satu organisasi pendidikan Islam yang memiliki jaringan sekolah dan lembaga pendidikan di berbagai wilayah Indonesia sejak didirikan pada awal abad ke-20. Melalui lembaga-lembaga pendidikan tersebut, organisasi ini berperan dalam membangun tradisi intelektual, penguatan karakter, serta pengembangan kepemimpinan di kalangan generasi muda Muslim.

Nanang menilai bahwa kontribusi organisasi pendidikan Islam seperti Al-Irsyad memiliki arti strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Menurut berbagai laporan pendidikan nasional, jumlah lembaga pendidikan Islam di Indonesia mencapai puluhan ribu, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, yang berperan signifikan dalam sistem pendidikan nasional.

Ia melihat bahwa semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan Halal Bihalal Al-Irsyad dapat memperkuat kontribusi organisasi-organisasi Islam dalam pembangunan bangsa. “Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Al-Irsyad Al-Islamiyyah menunjukkan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara,” tutup Nanang Noerpatria.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Peran Strategis Kader Senior dalam Menjaga Memori dan Arah Perjalanan Organisasi

KADER senior itu mutiara organisasi, baik organisasi bisnis atau nirlaba. Mereka sosok-sosok yang telah teruji konsistensinya. Dari mereka, terpancar...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img