
JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari disrupsi digital, krisis kepemimpinan, hingga dinamika sosial yang terus berkembang, organisasi kepemudaan dituntut tidak hanya menjadi ruang berhimpun, tetapi juga menjadi pusat lahirnya gagasan, kepemimpinan, dan aksi nyata. Berangkat dari semangat tersebut, Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2026 mengusung tema “Pemuda Menggerakkan Jakarta Menuju Indonesia Emas 2045” di Auditorium Pangan Kita, BULOG Corporate University, Jakarta Selatan, Sabtu, 25 Juli 2026.
Tema tersebut mencerminkan komitmen Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta dalam memperkuat peran generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan inovasi, Jakarta diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai gerakan kepemudaan yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Rakerwil menjadi forum strategis bagi Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta untuk melakukan konsolidasi organisasi, mengevaluasi pelaksanaan program kerja, serta menyusun arah kebijakan dan agenda organisasi untuk periode 2026–2027. Forum ini juga menjadi ruang musyawarah dalam merumuskan berbagai program yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus mampu menjawab kebutuhan umat dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh.) Deputi Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, M.Sc.Eng. Hadir pula Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH. Naspi Arsyad; jajaran Pengurus DPW Hidayatullah DKI Jakarta; Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah; Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta; Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) DKI Jakarta; serta tamu undangan dari berbagai unsur organisasi dan mitra strategis.
Kehadiran para tokoh dan pimpinan organisasi tersebut mencerminkan sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan elemen kepemudaan dalam memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berintegritas, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan bangsa.
Selama pelaksanaan Rakerwil, peserta mengikuti berbagai agenda yang berorientasi pada penguatan kapasitas organisasi dan pengembangan kepemimpinan kader. Selain pembahasan dan pengesahan program kerja organisasi, peserta juga mengikuti seminar kewirausahaan, sosialisasi program strategis Pengurus Wilayah, serta Leadership Training Center (LTC) yang menghadirkan materi mengenai isu-isu keumatan, manhaj Hidayatullah, kepemimpinan profetik, manajemen diri, serta komunikasi yang mampu menggerakkan perubahan.
Melalui forum ini, PW Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta berkomitmen memperkuat sistem kaderisasi, mengembangkan jiwa kewirausahaan, mendorong ketahanan pangan, meningkatkan literasi digital, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan berbagai program pengabdian masyarakat yang berdampak nyata.
Rakerwil PW Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta berlangsung selama dua hari, 25–26 Juli 2026. Forum ini diharapkan menghasilkan berbagai rumusan strategis yang tidak hanya memperkuat tata kelola organisasi, tetapi juga menjadi panduan gerakan Pemuda Hidayatullah dalam menjawab tantangan pembangunan Jakarta dan Indonesia.

Melalui semangat “Pemuda Menggerakkan Jakarta Menuju Indonesia Emas 2045”, Rakerwil ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya gerakan kepemudaan yang semakin progresif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengabdian. Dengan memperkuat kualitas kader, membangun kepemimpinan yang berintegritas, serta menghadirkan program-program yang solutif, Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta optimistis menjadi bagian penting dalam mewujudkan Jakarta yang maju sekaligus berkontribusi terhadap tercapainya visi besar Indonesia Emas 2045.






