
JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah melalui Bidang Dakwah dan Pelayanan Umat resmi meluncurkan Mushida Centre, Majelis Qur’an Lansia, dan Sekolah Lansia sebagai upaya memperkuat pembinaan keislaman sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia. Peluncuran yang mengusung tema “Bahagia Bersama Al-Qur’an di Usia Senja” itu digelar di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Oleh jajaran Pengurus tingkat Pusat Muslimat Hidayatullah, Pengurus Wilayah dan Daerah dari berbagai provinsi yang mengikuti secara luring maupun daring, tokoh masyarakat, serta para peserta Sekolah Lansia. Acara juga menghadirkan dr. Soeharijanto Ary Soekadi, M.Psi.T. sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai pembinaan dan peningkatan kualitas hidup lansia.
Ketua Bidang Dakwah dan Pelayanan Umat PP Muslimat Hidayatullah, Ustazah Sudaryani, S.Ag., S.E., menjelaskan bahwa Mushida Centre dirancang sebagai pusat pembinaan muslimah yang mengintegrasikan dakwah, pendidikan Al-Qur’an, pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, serta pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, peluncuran Majelis Qur’an Lansia dan Sekolah Lansia merupakan bagian dari komitmen Muslimat Hidayatullah dalam menghadirkan ruang pembelajaran sepanjang hayat bagi kalangan lanjut usia.
Program tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan Indonesia Ramah Lansia (IRL) sehingga pembinaan Al-Qur’an dipadukan dengan edukasi kesehatan, penguatan mental, serta peningkatan kesejahteraan lansia.
“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan ruang yang membuat para lansia tetap semangat belajar, dekat dengan Al-Qur’an, sehat, dan tetap memiliki peran di tengah keluarga maupun masyarakat,” ujar Sudaryani.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi oleh dr. Soeharijanto Ary Soekadi, M.Psi.T. yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial pada masa lanjut usia agar para lansia tetap produktif, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang baik.
Selain peluncuran program, panitia menggelar tasmi’ terbuka sekaligus menyerahkan sertifikat kepada peserta Majelis Qur’an Lansia yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an Juz 29 dan Juz 30. Momen tersebut menjadi bukti bahwa semangat mempelajari dan menghafal Al-Qur’an tidak mengenal batas usia.



Peluncuran Mushida Centre, Majelis Qur’an Lansia, dan Sekolah Lansia diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya kalangan lanjut usia. Melalui program tersebut, Muslimat Hidayatullah berkomitmen menghadirkan wadah yang mendorong para lansia untuk terus belajar, memperdalam pemahaman Al-Qur’an, menjaga kesehatan, serta tetap aktif berkontribusi bagi keluarga, umat, dan masyarakat.






