
MANADO (Hidayatullah.or.id) — Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Hidayatullah Sulawesi Utara resmi dibuka pada Jumat, 11 Sya’ban 1447(30/1/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung di Sintesa Peninsula, Jalan Jenderal Sudirman, Gunung Wenang Pinaesaan, Kota Manado, dan dihadiri oleh jajaran pengurus wilayah, daerah, serta unsur pengurus Hidayatullah se-Sulawesi Utara.
Rakerwil ini menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan arah gerak dakwah, serta merumuskan program kerja yang responsif terhadap dinamika sosial masyarakat Sulawesi Utara. Acara pembukaan diisi dengan sambutan dari Ketua Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Ustaz Drs. Shohibul Anwar, MH.I, Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Utara Baharudin Majid, M.Pd, serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Utara Bidang Fatwa, KH. Muyassir Arif, M.Pd.
Dalam sambutannya, Ustaz Shohibul Anwar menekankan pentingnya jati diri kader Hidayatullah sebagai penggerak dakwah dan agen perubahan di tengah masyarakat.
Shohibul Anwar menyampaikan bahwa dakwah menuntut kehadiran nyata melalui keteladanan dan kontribusi sosial. “Dakwah adalah perjalanan panjang. Setiap kader harus siap mengambil peran dalam membangun peradaban Islam,” ujarnya singkat.
Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Utara, Baharudin Majid, M.Pd, mengajak seluruh unsur organisasi, baik Dewan Murabbi Wilayah, Dewan Pengurus Wilayah, Dewan Pengurus Daerah, maupun seluruh organisasi pendukung, untuk memperkuat persatuan.
Ia menegaskan bahwa amanah dakwah hanya dapat dijalankan dengan kebersamaan dan sikap saling menguatkan. “Kita harus melebur sebagai satu keluarga besar dan menghindari sikap saling menyalahkan,” tuturnya.
Sementara itu, KH. Muyassir Arif, M.Pd menyampaikan apresiasi terhadap peran Hidayatullah di Sulawesi Utara. Ia menilai Hidayatullah sebagai mitra strategis dalam pengembangan kegiatan keagamaan.
“Hidayatullah adalah partner yang dapat diandalkan. Semoga terus menjadi magnet dakwah bil hal di daerah ini,” kata KH. Muyassir Arif, M.Pd yang juga Ketua Forum Ukhuwah Antar Pondok Pesantren (FUAPP) Sulawesi Utara ini.
Pembukaan Rakerwil ini menandai komitmen Hidayatullah Sulawesi Utara untuk memperkuat dakwah yang terorganisasi, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat melalui kerja kolektif yang berkelanjutan.






