AdvertisementAdvertisement

Peluncuran MIGP untuk Kuatkan Kiprah Dai Mengabdi di Papua

Content Partner

JAYAPURA (Hidayatullah.or.id) — Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN (d/h YBM BRI) yang menggandeng Persaudaraan Dai Indonesia (Posdai) meluncurkan program Mustahik Income Generating Program (MIGP) berupa bantuan peternakan kambing Posdai Hidayatullah di Komplek Sekolah Dai Posdai Papua, Jln Abepura-Keerom, Swakarsa Pertanian, Koya Barat, Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Provinsi Papau, Ahad, 20 Sya’ban 1444 (12/3/2023).

Hadir pada kesempatan launching Mustahik Income Generating Program YBM BRILian Regional Office Jayapura ini Pimpinan BRI Regional Jayapura Wilayah Papua dan Papua Barat Hery Noercahya, dan Ketua Badan Pengurus YBM BRILiaN RO Jayapura Yusuf Widiasmoro.

Hadir pula Wakil Ketua Badan Pengurus YBM BRILiaN RO Jayapura H. Nuklis, Ketua Posdai Papua yang juga pimpinan Pondok Sekolah Dai Posdai Hidayatullah Provinsi Papua Ust. Musmulyadi, dan Ketua Departemen Ekonomi DPW Hidayatullah Papua Ust. Jamaluddin.

Dalam sambutannya Hery Noercahya mengatakan MIGP adalah merupakan bagian program ekonomi YBM BRILiaN yang berfokus pada peningkatan keterampilan bekerja dengan cara memanfatkan potensi setempat melalui pemberian stimulus (modal) dan pendampingan usaha kepada penerima manfaat.

Dia berharap, dengan bantuan ini akan menopang kiprah dan kian menguatkan kiprah dai dalam membangun Papua melalui program dakwah dan pembinaan masyarakat, disamping diharapkan menunjang kemandirian pondok pesantren dan kewirausahaan santri.

“Semoga dengan diberinya bantuan ini kepada Posdai Hidayatullah khususnya para santri dan dai bisa hidup mandiri. Berkembang, maju dan sukses ke depannya,” kata Heri Noercahya.

Ketua Departemen Ekonomi DPW Hidayatullah Papua Ust. Jamaluddin menyambut baik dukungan penguatan kemandirian ekonomi dai dan pesantren ini.

“Tugas kami sekarang adalah bagaimana para dai di Hidayatullah Papua ini menajdi terampil dalam mengembangkan perekonomiannya melalui sektor sektor yang sudah disiapkan,” katanya.

Menurut Jamaluddin, disamping fokus berdakwah dan melayani kebutuhan umat terhadap pengajaran agama, dai juga tetap perlu mengusahakan kemandiriannya.

“Begitulah saking pentingnya kemadirian ekonomi agar dai menjadi mandiri, berdaya, dan berwibawa di masa yang akan datang,” katanya seraya berharap para dai dapat menangkap peluang dalam program program pemberdayaan yang ada.

Sementara itu, mewakili para penerima manfaat program MIGP ini, pimpinan Pondok Sekolah Dai Posdai Hidayatullah Provinsi Papua Ust. Musmulyadi mengatakan sebagai penerima manfaat program MIGP pihaknya berkomitmen untuk menjaga dan bersungguh-sungguh.

“Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada YBM BRILiaN RO Jayapura atas bantuan ini tentu bantuan ini sangat bermanfaat sekali untuk kami,” kata Ustadz Musmulyadi.

Ia pun mengharapkan terus ada pendampingan terutama dalam menjalankan program kemandirian tersebut. “Sehingga usaha ini dapat berhasil dan berkembang sebagaimana tujuan dari program ini dan keinginan kita bersama,” tandas Musmulyadi yang juga ketua Posdai Papua ini.*/Yacong B. Halike

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img