AdvertisementAdvertisement

Hidayatullah Tuntaskan 9.541 Layanan Dakwah Selama Ramadhan di Pedalaman Indonesia

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Ketua Departemen Pembinaan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Iwan Abdullah, M.Si, secara resmi menutup Program Dakwah Pedaalaman Ramadhan 1447 Hijriah pada Jum’at (20/3/2026). Penutupan ini dilaksanakan bertepatan dengan berakhirnya seluruh rangkaian agenda pengabdian dai di berbagai penjuru nusantara selama bulan suci.

Dalam keterangannya, Iwan Abdullah memaparkan laporan jangkauan dakwah dalam membina umat selama bulan suci melalui sinergi Hidayatullah antarwilayah.

Berdasarkan data yang dihimpun secara nasional dari berbagai titik pengabdian, total layanan dakwah yang telah terealisasi mencapai angka 9541 aktivitas. Capaian ini mencakup berbagai instrumen pembinaan ibadah dan literasi keagamaan yang tersebar secara merata dari wilayah barat hingga timur Indonesia.

Tercatat bahwa para dai telah menyelenggarakan 1234 sesi kultum subuh dan 4132 sesi kultum tarawih di masjid-masjid pelayanan yang menjadi basis pembinaan jamaah. Selain itu, peran aktif para kader dalam memimpin ibadah terlihat dari partisipasi 3665 imam tarawih yang bertugas secara konsisten sepanjang bulan Ramadhan.

“Keberhasilan akumulatif sebanyak 9541 layanan yang terdata ini merupakan indikator empiris atas efektivitas mobilisasi dai Hidayatullah dalam merespons kebutuhan spiritual publik yang sangat tinggi selama bulan suci,” kata Iwan.

Peningkatan frekuensi kultum tarawih hingga mencapai angka 4132 sesi merefleksikan bahwa penetrasi nilai-nilai keislaman telah mencapai titik jangkauan yang luas dan inklusif di berbagai lapisan demografis masyarakat.

Secara substansial, kata dia, fenomena ini menjadi basis fundamental bagi Departemen Pembinaan DPP Hidayatullah untuk memformulasikan stratifikasi program dakwah berkelanjutan pasca Ramadhan agar kualitas spiritualitas umat dapat terakomodasi secara sistemik dan institusional.

Lebih lanjut, laporan tersebut menonjolkan beberapa wilayah dengan aktivitas dakwah yang sangat dinamis. Kalimantan Timur tercatat sebagai wilayah dengan partisipasi tertinggi, yang menyumbangkan 438 kultum subuh serta 1889 sesi kultum tarawih. Di wilayah lain, Sumatera Utara melaporkan pelaksanaan 53 sesi kultum tarawih yang didukung oleh 53 imam tarawih untuk melayani jamaah setempat.

Di wilayah timur Indonesia, Papua Tengah turut berkontribusi secara stabil dengan menyelenggarakan 12 sesi kultum tarawih dan melibatkan 12 imam tarawih dalam pelayanan mereka. Sementara itu, Sulawesi Tenggara mencatat aktivitas yang cukup masif dengan 231 sesi kultum tarawih.

Iwan Abdullah juga mengapresiasi kesiapan para dai dalam menyambut hari kemenangan, di mana sebanyak 472 khatib Idul Fitri telah disiapkan untuk melayani masyarakat di berbagai lapangan dan masjid.

Mengakhiri keterangannya, Iwan menekankan bahwa data layanan selama Ramadhan yang sempat tercatat ini tidaklah seberapa dibanding dengan besarnya kebutuhan umat dan luasnya tantangan sebaran wilayah yang ada.

Sehingga, dia mendorong penguatan komitmen dalam melakukan pembinaan umat yang berkelanjutan, terukur, dan berdampak luas bagi kemaslahatan bangsa. Program ini diharapkan dia menjadi modalitas sosial dan spiritual bagi pembangunan masyarakat di masa depan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Hidayatullah Surabaya Kembangkan Program Literasi Keislaman dengan Kajian Kitab Rutin

SURABAYA (Hidayatullah.or.id) -- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Surabaya terus melakukan akselerasi dalam upaya pengembangan kapasitas masyarakat salah satunya...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img