AdvertisementAdvertisement

Perkuat Ketahanan Keluarga, DPP Hidayatullah Bangun Sinergi dengan KemenPPPA RI

Content Partner

Gambar saat ini tidak memiliki teks alternatif (alt). Nama berkas: Ketua-Bidang-Pendidikan-Dr.-Muzakkir-Usman-M.Ed_-scaled.jpg
Ketua DPP Hidayatullah Bidang Pendidikan, Dr. Muzakkir Usman, M.Ed. (kiri), menyerahkan cenderamata kepada Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan KemenPPPA RI, Indra Gunawan, usai audiensi di Jakarta, Rabu (29/7/2026). Foto: Yoga Agus Yulianto / Hidayatullah.or.id

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah melalui Bidang Pendidikan melakukan audiensi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI pada Rabu (29/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara Hidayatullah dan KemenPPPA RI dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga, perlindungan perempuan, dan pemenuhan hak anak melalui berbagai program pendidikan dan dakwah.

Rombongan DPP Hidayatullah diterima oleh Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan KemenPPPA RI, Indra Gunawan. Delegasi Hidayatullah dipimpin oleh Ketua DPP Hidayatullah Bidang Pendidikan, Dr. Muzakkir Usman, M.Ed., didampingi Farhan Siswanto, S.Pd. dari Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah, K.H. M. Syakir Syafii dari Departemen Kepesantrenan, Nur Huda S. Ag., M.Pd.I dari Departemen Pendidikan Keluarga, serta perwakilan Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida), Zahratun Nahdah S.H.I., M.P.d dan Hapseni Dirwan. S.H.I., M.P.d

Mengawali audiensi, Dr. Muzakkir Usman memperkenalkan Hidayatullah sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang berakar dari gerakan pendidikan dan dakwah. Ia menjelaskan bahwa Hidayatullah bermula sebagai pesantren di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 1973, kemudian bertransformasi menjadi organisasi kemasyarakatan pada tahun 2000 guna memperluas kontribusi bagi umat dan bangsa.

Dalam pemaparannya, Dr. Muzakkir menyampaikan bahwa Hidayatullah saat ini telah memiliki jaringan di 37 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan tersebar di lebih dari 408 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Melalui jaringan tersebut, Hidayatullah mengembangkan berbagai program di bidang pendidikan, dakwah, sosial, ekonomi, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat yang menjangkau berbagai lapisan, termasuk masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ia juga menjelaskan bahwa Bidang Pendidikan DPP Hidayatullah tidak hanya mengembangkan pendidikan formal berbasis pesantren dan pendidikan nonformal, tetapi juga memperkuat pendidikan keluarga sebagai bagian dari ikhtiar membangun generasi yang berakhlak, berkarakter, dan memiliki ketahanan moral yang kuat.

Menanggapi paparan tersebut, Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan KemenPPPA RI, Indra Gunawan, menyampaikan apresiasi atas kiprah Hidayatullah yang telah memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, luasnya jaringan Hidayatullah hingga ke pelosok daerah merupakan potensi strategis yang dapat disinergikan dengan program-program KemenPPPA RI, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan literasi perlindungan perempuan dan anak, serta memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

Indra Gunawan berharap komunikasi dan kolaborasi antara KemenPPPA RI dan Hidayatullah dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pemerintah dapat diimplementasikan secara lebih luas melalui jaringan pendidikan, dakwah, dan pembinaan masyarakat yang dimiliki Hidayatullah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Perkuat Ketahanan Keluarga, Mushida Paparkan Program Pembinaan Perempuan dan Keluarga kepada KemenPPPA RI

JAKARTA — Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ketahanan keluarga melalui berbagai program pembinaan...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img