
CIREBON (Hidayatullah.or.id) – Pondok Pesantren Hidayatullah Cirebon turut ambil bagian dalam Workshop Pengasuh Pesantren Sewilayah III Cirebon yang diselenggarakan di Joglo Agung Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 Cirebon, Bertepatan dengan 6 Dzulhijjah 1447 H. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari tersebut diikuti lebih dari 100 pengasuh pesantren dari wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.
Workshop yang diinisiasi Imam Jazuli Foundation ini menghadirkan Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH. Imam Jazuli, Lc., M.A., sebagai narasumber utama. Dalam enam sesi pembekalan, peserta diajak memahami berbagai strategi penguatan pesantren agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh pendidikan pesantren.
KH. Imam Jazuli menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membangun peradaban umat. Karena itu, penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital perlu terus dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar meningkatkan kualitas layanan pendidikan Islam.
“Pesantren harus tetap kokoh dalam menjaga nilai-nilai Islam, namun juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar semakin relevan dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ungkapnya dalam salah satu sesi workshop.
Pondok Pesantren Hidayatullah Cirebon mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kapasitas pengelola pesantren serta memperkuat kualitas pendidikan dan pembinaan generasi.

Perwakilan Pondok Pesantren Hidayatullah Cirebon, Ustadz Aldy, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak wawasan dan inspirasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan pesantren.
“Workshop ini sangat bermanfaat bagi para pengasuh pesantren. Kami mendapatkan banyak wawasan baru mengenai pengelolaan pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat kami terapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan di Pondok Pesantren Hidayatullah Cirebon,” ujarnya.
Selain menjadi forum pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahim dan bertukar pengalaman antar-pengasuh pesantren. Berbagai tantangan dan peluang pengembangan lembaga pendidikan Islam didiskusikan secara terbuka guna melahirkan solusi dan kolaborasi yang bermanfaat bagi kemajuan pesantren.
Workshop di Cirebon ini merupakan bagian dari program penguatan kapasitas pengasuh pesantren yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut bertujuan mendorong lahirnya pesantren-pesantren yang unggul dalam tata kelola, kuat dalam pembinaan karakter, serta mampu mencetak generasi muslim yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepemimpinan yang visioner.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pondok Pesantren Hidayatullah Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi dalam memajukan pendidikan pesantren sebagai salah satu pilar penting pembangunan umat dan bangsa.






