AdvertisementAdvertisement

800 UMKM Ramaikan Festival Halal Maluku Utara, Produk Lokal Didorong Tembus Pasar Nasional

Content Partner


Peserta dan jajaran penyelenggara Festival Halal Hidayatullah Maluku Utara berfoto bersama usai rangkaian kegiatan Festival Halal di Maluku Utara, Sabtu (8/8/2026).

TERNATE (Hidayatullah.or.id) — Sebanyak 800 pelaku usaha mengikuti Festival Halal Hidayatullah Maluku Utara 2026 di Aula Kantor Wali Kota Ternate, Sabtu (8/8/2026). Jumlah peserta tersebut hampir tiga kali lipat dari target awal yang hanya 280 UMKM.

Festival bertema “UMKM Halal dari Lokal ke Global” itu menjadi ajang penguatan ekosistem halal sekaligus mendorong pelaku usaha lokal meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.

Festival dibuka Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I. Hadir pula perwakilan Pemerintah Kota Ternate, jajaran Hidayatullah Maluku Utara, LPH Hidayatullah, Bank Indonesia, serta para pelaku UMKM.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Ternate, Muslim Gani, mengatakan industri halal memiliki peluang besar untuk menggerakkan ekonomi daerah. Potensi tersebut terutama berasal dari sektor pangan, perikanan, kuliner, dan ekonomi kreatif.

“Festival Halal ini bukan hanya ajang promosi, melainkan juga literasi, konsultasi, dan penguatan kapasitas UMKM kita agar bisa naik kelas,” kata Muslim.

Ketua Panitia Festival Halal, La Ode Ilman, menyebut tingginya partisipasi menunjukkan besarnya kebutuhan UMKM terhadap sertifikasi halal dan pendampingan usaha.

“Kami menyiapkan workshop pendampingan halal, pameran UMKM, pasar keuangan syariah, dan layanan konsultasi gratis,” ujarnya.

LPH Hidayatullah turut mengambil peran dalam memperluas akses layanan pemeriksaan dan sertifikasi halal. Saat ini, LPH Hidayatullah memiliki 35 perwakilan di Indonesia dan sejumlah perwakilan di luar negeri dengan dukungan 87 auditor halal.

Hingga kini, LPH Hidayatullah telah berkontribusi dalam penerbitan sekitar 6.935 sertifikat halal. Jaringan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha di Maluku Utara memperoleh layanan pemeriksaan dan pendampingan halal secara lebih mudah.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan sertifikasi halal bagi UMKM.

Ia mendorong pemerintah, lembaga pemeriksa halal, lembaga keuangan, dan pelaku usaha memperkuat kolaborasi agar semakin banyak produk lokal memiliki jaminan halal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sebagai langkah lanjutan, Bank Indonesia bersama pemangku kepentingan berencana menghadirkan booth produk halal pada setiap pelaksanaan Car Free Day di Kota Ternate. Program ini diharapkan membuka ruang promosi berkelanjutan bagi UMKM yang telah tersertifikasi halal.

Festival Halal Hidayatullah Maluku Utara 2026 menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk tidak berhenti pada sertifikasi. Produk halal juga perlu didorong agar memiliki kualitas, daya saing, dan akses pasar yang lebih luas.

Dari Ternate, gerakan “UMKM Halal dari Lokal ke Global” diarahkan untuk membawa produk lokal Maluku Utara naik kelas dan menembus pasar nasional hingga global.

Reporter: Puji Asmoro
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Ketika Ayat Suci Dijadikan Gimmick Promosi Miras

Ada batas yang semestinya tidak boleh dilampaui dalam dunia promosi. Kreativitas pemasaran boleh berkembang, tetapi tidak berarti seluruh hal...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img