AdvertisementAdvertisement

Hidayatullah Tawarkan Penguatan Tata Kelola Pesantren dan Sistem Pengasuhan Santri kepada Kementerian Agama

Content Partner

Gambar saat ini tidak memiliki teks alternatif (alt). Nama berkas: Jajaran-Bidang-Pendidikan-DPP-Hidayatullah-berdiskusi-dengan-Staf-Ahli-Bidang-Hubungan-Kelembagaan-Kementerian-Pemberdayaan-Perempuan-dan-Perlindungan-Anak-KemenPPPA-RI-Indra-Gunawan-scaled.jpg

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — DPP Hidayatullah menawarkan sejumlah gagasan strategis untuk memperkuat tata kelola pesantren dan sistem pengasuhan santri dalam audiensi dengan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Hidayatullah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan pesantren yang profesional, adaptif, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.

Audiensi berlangsung di Kantor Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren Kementerian Agama RI, Jakarta pada Rabu, 29 Juli 2026.

Rombongan DPP Hidayatullah dipimpin oleh Ketua Bidang Pendidikan, Dr. Muzakkir Usman, S.S., M.Ed., Ph.D., didampingi jajaran Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Departemen Kepesantrenan, serta Departemen Pendidikan dan Keluarga DPP Hidayatullah. Sementara itu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pesantren, Dr. Basnang Said, M.Ag., menerima langsung rombongan bersama Kepala Subdirektorat Pendidikan Diniyah dan Taklimiyah serta jajaran Subdirektorat Asesmen dan Kurikulum.

Mengawali audiensi, Muzakkir Usma memperkenalkan Hidayatullah sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, sosial, dan kaderisasi, dengan jaringan lembaga pendidikan yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Dalam bidang kepesantrenan, Hidayatullah saat ini membina sekitar 400 pesantren dengan karakteristik yang beragam, mulai dari kampus utama, madya, hingga pratama.

Menurutnya, luasnya jaringan pesantren tersebut menjadi amanah besar yang harus dikelola melalui tata kelola kelembagaan yang baik agar kualitas pendidikan terus meningkat tanpa kehilangan jati diri pesantren sebagai pusat pembinaan ilmu, akhlak, dan kaderisasi umat.

Dalam kesempatan itu, Muzakkir juga memperkenalkan Rabithah Ma’ahid Hidayatullah (RMH) sebagai wadah koordinasi pesantren Hidayatullah. Kehadiran RMH diharapkan mampu memperkuat sinergi antarpesantren, mempercepat pertukaran pengalaman dan praktik baik, serta menjadi mitra strategis Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren dalam pengembangan pendidikan pesantren di Indonesia.

Setelah memaparkan profil Hidayatullah, Muzakkir menyampaikan sejumlah gagasan strategis yang dinilai relevan dengan tantangan dunia pesantren saat ini. Di antara nya adalah pentingnya standardisasi tata kelola pesantren agar setiap lembaga memiliki pedoman yang jelas dalam aspek pengelolaan, pembinaan, monitoring, hingga asesmen.

“Hidayatullah memandang perlu adanya standardisasi tata kelola pesantren sehingga tersedia pedoman yang jelas dalam pengelolaan lembaga, disertai mekanisme pembinaan, monitoring, maupun asesmen,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan tata kelola tidak dimaksudkan untuk mengubah karakter pesantren. Sebaliknya, pembenahan tersebut bertujuan menjaga tradisi keilmuan, nilai-nilai keislaman, dan pembelajaran kitab kuning tetap hidup, sekaligus memperkuat aspek manajemen agar lebih profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami menyebutnya pendidikan yang profetik sekaligus profesional. Nilai-nilai pesantren tetap menjadi ruh utama, sementara tata kelolanya harus mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan,” jelasnya.

Selain tata kelola kelembagaan, Hidayatullah juga mengangkat pentingnya penguatan sistem kepengasuhan santri di lingkungan asrama. Menurut Muzakkir, proses pendidikan karakter justru lebih banyak berlangsung melalui interaksi sehari-hari antara santri dan para pengasuh dibandingkan pembelajaran formal di ruang kelas.

Karena itu, Hidayatullah menggunakan istilah “murabbi” untuk menyebut pengasuh asrama. Seorang murabbi tidak hanya bertugas mengawasi, tetapi juga membimbing, mendidik, mendampingi, dan menjadi teladan dalam pembentukan adab, kepemimpinan, serta karakter santri.

“Ekosistem pendidikan pesantren sangat bertumpu pada para murabbi. Interaksi mereka dengan santri berlangsung jauh lebih lama dibandingkan pembelajaran di ruang kelas sehingga perannya sangat menentukan dalam pembentukan adab dan kepribadian santri,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan sistem pengasuhan tersebut, Hidayatullah telah merintis Sekolah Pengasuh Asrama, sebuah program pendidikan nonformal yang dipersiapkan bagi lulusan sarjana untuk menjadi murabbi yang memiliki kompetensi kepemimpinan, pembinaan karakter, kemampuan tarbiyah, serta keterampilan mendampingi kehidupan santri di lingkungan asrama.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi dan sinergi.

Gambar saat ini tidak memiliki teks alternatif (alt). Nama berkas: Ketua-DPP-Hidayatullah-Bidang-Pendidikan-Muzakkir-Usman-S.S.-M.Ed_.-Ph.D-scaled.jpg

Kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai tantangan dan peluang pengembangan pendidikan pesantren di Indonesia, sekaligus membuka ruang sinergi yang lebih erat antara Hidayatullah dan Kementerian Agama.

Melalui audiensi ini, Bidang Pendidikan Hidayatullah berharap berbagai gagasan yang disampaikan dapat menjadi kontribusi bagi penguatan kebijakan pendidikan pesantren di tingkat nasional. Sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan ekosistem pesantren yang semakin profesional, adaptif, berdaya saing, serta tetap kokoh menjaga nilai-nilai Islam dan tradisi kepesantrenan sebagai fondasi pembentukan generasi bangsa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Kemenag Respons Positif Gagasan Hidayatullah tentang Penguatan Tata Kelola Pesantren

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia merespons positif berbagai gagasan yang disampaikan DPP...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img