AdvertisementAdvertisement

K.H. Naspi Arsyad; Prioritaskan Al-Qur’an sebelum Memulai Aktivitas

Content Partner

BANDUNG (hidayatullah.or.id)— Ketua Umum DPP Hidayatullah, K.H. Naspi Arsyad, Lc., mengajak umat Islam untuk memberikan perhatian lebih besar terhadap Al-Qur’an dengan menjadikannya sebagai bagian utama dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan dihadapan ribuan jama’ah yang memadati Masjid Raya Al-Jabbar saat menjadi salah satu pemateri dalam Indonesia Quran Fest (IQF) 2026 Season 2, Ahad (23/8/2026).

Kiai Naspi mengingatkan bahwa manusia sering kali tidak mampu memanfaatkan waktu dengan baik. Banyak waktu yang dihabiskan untuk berbagai aktivitas, sementara waktu untuk membaca, mempelajari, dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an justru masih terbatas.

Karena itu, menurutnya, hubungan dengan Al-Qur’an harus diawali dengan proses ta’aruf, yaitu mengenal Al-Qur’an terlebih dahulu. Mulai dari mengenal dasar-dasarnya, kedudukannya, manfaatnya, hingga kaidah dalam mempelajarinya.

“Kenalkan dahulu atau ta’aruf dengan Al-Qur’an, mulai dari dasar, manfaat, dan kaidahnya,” pesannya.

Kiai Naspi menegaskan bahwa belajar Al-Qur’an tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan waktu, intensitas, dan kedekatan yang terus-menerus agar seseorang benar-benar memiliki hubungan yang kuat dengan Al-Qur’an.

Menurutnya, porsi interaksi dengan Al-Qur’an harus mendapatkan perhatian yang serius, bahkan lebih besar daripada aktivitas-aktivitas lain yang sifatnya duniawi.

Ia juga mengingatkan bahwa di balik ayat-ayat Al-Qur’an terdapat berbagai hikmah dan tanda-tanda kehidupan yang perlu dipahami dan direnungkan. Karena itu, membaca Al-Qur’an hendaknya dilanjutkan dengan memahami dan mentadabburi kandungannya.

Al-Qur’an sebagai Sumber Ketenangan

Kiai Naspi yang juga anggota Dewan Pertimbangan MUI Pusat ini mengajak umat untuk membangun keyakinan yang kuat terhadap Allah SWT dan Al-Qur’an.

Ia mengatakan bahwa seorang hamba perlu memiliki prasangka baik kepada Allah. Ketika seseorang benar-benar yakin dan mendekati Al-Qur’an dengan sepenuh hati, maka Allah akan menghadirkan kedekatan dengan Al-Qur’an dalam kehidupannya.

Kedekatan tersebut diwujudkan melalui kecintaan untuk membaca, mempelajari, memahami, dan mentadabburi Al-Qur’an.

Kiai Naspi juga menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan tempat untuk menemukan kesejukan dan ketenangan. Ketika seseorang merasa gelisah, jenuh, atau menghadapi berbagai persoalan kehidupan, maka salah satu jalan yang dapat ditempuh adalah kembali mendekat kepada Allah melalui Al-Qur’an.

“Kami secara pribadi berharap gerakan dakwah Al-Qur’an terus berkembang dan mampu melahirkan generasi Qur’ani di masa depan. Generasi yang tidak hanya menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan, tetapi menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.” harap Alumnus Universitas Islam Madinah tersebut.

Melalui kegiatan seperti Indonesia Quran Fest, ia berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal Al-Qur’an, mencintainya, mempelajarinya, dan menjadikannya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Editor: Adam Sukiman
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Perkuat Tata Kelola Organisasi, Hidayatullah Jateng Gelar Upgrading Sekretaris

SEMARANG (hidayatullah.or.id) — Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD), Organisasi Pendukung (Orpen), Amal Usaha, dan Badan Usaha Hidayatullah se-Jawa Tengah...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img