
KUPANG (Hidayatullah.or.id) — Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) memperkuat penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengirimkan personel relawan tambahan ke lokasi terdampak. Tim ini diterjunkan untuk mengoptimalkan proses evakuasi hingga penyaluran bantuan logistik.
Kepala Program BMH Yogyakarta, M. Nashir, menyatakan bahwa fokus utama tim relawan saat ini tertuju pada keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, mengingat banyak pemukiman warga yang rusak parah.
“Prioritas utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan menyalurkan bantuan mendasar yang dibutuhkan pengungsi di lapangan. Banyak warga yang kehilangan rumah karena hancur terkena gempa,” ujar Nashir dalam keterangan tertulisnya.
Selain penanganan darurat, BMH menyyiapkan program pemulihan pascabencana yang mencakup layanan kesehatan dan pendampingan psikososial (trauma healing) bagi anak-anak. BMH memastikan seluruh personel akan bertahan di lokasi hingga situasi membaik.

Kebutuhan Mendesak Pengungsi
Untuk mengoptimalkan penanganan di lapangan, BMH mengajak masyarakat umum, instansi, hingga komunitas untuk bergotong royong membantu para korban.
Adapun daftar kebutuhan mendesak yang saat ini dibutuhkan warga terdampak meliputi:
- Sembako dan makanan siap saji
- Air bersih
- Selimut dan alas tidur
- Perlengkapan mandi
- Obat-obatan dan sarana medis dasar






