
BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) — Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, sejumlah pengurus Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan melakukan silaturahim dengan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Kapolda Kaltim), Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., M.H., di Markas Polda Kalimantan Timur, Rabu (17/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan Islam dan Kepolisian dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat, ketahanan sosial, serta pembinaan generasi muda.
Rombongan dipimpin Ketua YPPH Balikpapan, Dr. Arfan, didampingi Sekretaris YPPH Masykur, Ketua Bidang Sosial Kewargaan H. Syamsul Ma’arif, Humas Dayat Harja, serta Kepala Hubungan Antar Lembaga Ali Sarwanto.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Arfan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Timur atas berbagai upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat, termasuk di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak.
Menurutnya, Hidayatullah siap terus membangun kolaborasi dengan Kepolisian dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Insya Allah, kami siap bersinergi dengan Kepolisian. Visi besar kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur,” ujar Dr. Arfan.
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, menyambut baik komitmen tersebut. Ia mengapresiasi hubungan kemitraan yang selama ini telah terjalin antara Hidayatullah dan Kepolisian serta berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat.
Selain membahas penguatan sinergi dalam pelayanan masyarakat, Kapolda juga mendorong optimalisasi potensi yang dimiliki Pondok Pesantren Hidayatullah, khususnya di bidang ketahanan pangan.
“Selama ini Polri mendapat tugas mendukung program pertanian jagung. Ke depan kita bisa bersinergi dalam pengembangan budidaya jagung,” kata Endar.
Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika yang semakin menyasar kalangan remaja.
“Generasi masa depan bangsa adalah tanggung jawab kita bersama. Dibutuhkan pengawasan dari keluarga, pendidikan karakter, serta penguatan wawasan kebangsaan yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.


Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sebagai penutup, kedua pihak saling bertukar cendera mata sebagai simbol komitmen untuk terus memperkuat kerja sama dalam mendukung keamanan, ketahanan sosial, dan pelayanan kepada masyarakat di Kalimantan Timur.






