AdvertisementAdvertisement

Hidayatullah Kaltim Pacu Transformasi Organisasi Lewat Digitalisasi

Content Partner

SAMARINDA (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kalimantan Timur memperkuat tata kelola organisasi melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kerja Semester I Tahun 2026 sekaligus meluncurkan website resmi HidayatullahKaltim.id sebagai bagian dari transformasi digital organisasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPW Hidayatullah Kalimantan Timur, Samarinda, Senin (20/7/2026).

Monitoring dan evaluasi dipimpin Ketua Umum DPP Hidayatullah sekaligus Pendamping Wilayah Kalimantan Timur, KH. Naspi Arsyad, Lc., serta diikuti jajaran pengurus harian dan para kepala departemen DPW Hidayatullah Kalimantan Timur.

Setiap departemen memaparkan capaian program selama Semester I Tahun 2026, tingkat keterlaksanaan program, berbagai tantangan yang dihadapi, serta strategi pelaksanaan pada Semester II.

Ketua DPW Hidayatullah Kalimantan Timur, KH. Hizbullah AS, S.Pd.I., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan instrumen penting dalam membangun organisasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Monitoring dan evaluasi merupakan ikhtiar untuk menjadikan Hidayatullah semakin maju melalui perbaikan tata kelola organisasi. Kemajuan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh sistem pengelolaan yang baik, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” ujarnya.

Menurutnya, budaya evaluasi harus terus dikembangkan agar setiap program yang dijalankan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi organisasi maupun masyarakat.

Sementara itu, KH. Naspi Arsyad mengingatkan pentingnya komitmen seluruh pengurus dalam memastikan setiap program kerja dapat dituntaskan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Seluruh pengurus tidak hanya dituntut mampu menyusun program kerja, tetapi juga memiliki komitmen untuk menuntaskan pelaksanaannya. Program yang dijalankan harus menghadirkan dampak nyata bagi umat, bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial,” tegasnya.

Ia juga menilai Kalimantan Timur memiliki posisi strategis sehingga membutuhkan pendekatan yang inovatif dalam pengembangan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kalimantan Timur merupakan wilayah yang sangat strategis. Karena itu, harus memiliki karakter, inovasi, dan keunggulan yang dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam pengembangan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, DPW Hidayatullah Kalimantan Timur meluncurkan website resmi HidayatullahKaltim.id sebagai media informasi dan publikasi organisasi.

KH. Hizbullah menjelaskan, kehadiran platform digital tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi publik, dokumentasi kegiatan, serta penyebaran informasi dakwah secara lebih luas.

“Website ini diharapkan menjadi corong informasi yang menyuarakan nilai-nilai peradaban Islam, memperkuat syiar dakwah Hidayatullah, sekaligus menjadi media komunikasi yang menghubungkan aktivitas dakwah di seluruh Kalimantan Timur,” ujarnya.

Melalui platform digital tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengakses informasi mengenai program, kegiatan, dan perkembangan Hidayatullah di Kalimantan Timur secara lebih cepat, akurat, dan terpercaya.

Sebagai tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi, DPW Hidayatullah Kalimantan Timur akan melaksanakan pemantauan ke seluruh Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan amal usaha Hidayatullah di Kalimantan Timur. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai sasaran, meningkatkan akuntabilitas organisasi, serta memperkuat budaya kerja yang profesional, efektif, dan berdampak bagi umat.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Bukan Sekadar Energik, Anak Muda Harus Siap Memimpin Gerakan Kebaikan

Denpasar, Bali (hidayatullah.or.id) – Soliditas, semangat kolaborasi, dan penguatan spiritual menjadi pesan utama yang disampaikan Ustadz Suwadi, S.Pd.I., Ketua...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img