AdvertisementAdvertisement

Hidayatullah Ummulqura Perkuat Kompetensi Guru dan Dosen melalui Pelatihan Metode Al Hidayah

Content Partner

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) — Guru dan dosen Hidayatullah Ummulqura mengikuti Pelatihan Guru Al-Qur’an Metode Al Hidayah sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi pengajar sekaligus mendorong standardisasi pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan Hidayatullah. Kegiatan berlangsung di Aula Prasmanan Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Jumat (17/7/2026).

Pelatihan menghadirkan Ketua Gerakan Nasional Dakwah Mengajar dan Belajar Al-Qur’an (GranD MBA) Pusat, Ustadz Muhdi Muhammad, yang menekankan bahwa pembinaan Al-Qur’an harus menjadi orientasi utama dalam setiap aktivitas pendidikan di lingkungan Hidayatullah.

“Tujuan kita hidup adalah untuk Al-Qur’an. Jika bukan untuk Al-Qur’an, lalu untuk apa kita hidup,” tegasnya, mengutip pesan Rais ‘Am Hidayatullah, KH. Abdurrahman Muhammad.

Muhdi juga menjelaskan penguatan kelembagaan pembinaan Al-Qur’an melalui Badan Koordinasi Pembinaan Tilawah Al-Qur’an (BKPTQ) Hidayatullah, yang kini berada langsung di bawah Ketua Umum DPP Hidayatullah. Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan Al-Qur’an menjadi salah satu prioritas strategis organisasi.

“BKPTQ sekarang tidak lagi berada di bawah bidang tertentu. DPP memberikan perhatian yang lebih serius dengan menempatkannya langsung di bawah Ketua Umum DPP Hidayatullah. Ini menunjukkan bahwa pembinaan Al-Qur’an menjadi prioritas utama dalam gerakan Hidayatullah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang I Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan, Ustadz Irwan Budiana, menegaskan bahwa Metode Al Hidayah diharapkan menjadi standar bersama dalam pembelajaran Al-Qur’an di seluruh satuan pendidikan Hidayatullah.

“Kami berharap Metode Al Hidayah menjadi instrumen standardisasi pembelajaran Al-Qur’an di seluruh satuan pendidikan. Hal terbaik yang harus kita miliki adalah pengajar Al-Qur’an yang berkualitas dan memiliki standar kompetensi yang sama,” katanya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas guru Al-Qur’an merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembinaan santri.

“Kegiatan ini berkaitan langsung dengan Al-Qur’an dan pembinaan santri. Karena itu, setiap pengajar harus memiliki semangat untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan menjadi teladan dalam mengajarkan Al-Qur’an,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan Metode Al Hidayah secara optimal sehingga proses pembelajaran Al-Qur’an di seluruh lembaga pendidikan Hidayatullah berlangsung lebih terarah, terstandar, dan mampu melahirkan generasi yang memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Bukan Sekadar Energik, Anak Muda Harus Siap Memimpin Gerakan Kebaikan

Denpasar, Bali (hidayatullah.or.id) – Soliditas, semangat kolaborasi, dan penguatan spiritual menjadi pesan utama yang disampaikan Ustadz Suwadi, S.Pd.I., Ketua...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img