
SERANG (Hidayatullah.or.id) –– Baitul Wakaf melakukan kunjungan sekaligus menyalurkan bantuan kepada Yayasan Al Firdaus di Komplek Kampus Pratama Pondok Pesantren Hidayatullah, Kampung Jaletreng, Jalan Raya Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, pada Rabu, 30 Muharam 1448 (15/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Baitul Wakaf menyalurkan bantuan kepada 50 santri putra dan putri yang menempuh pendidikan di Yayasan Al Firdaus. Penyaluran bantuan dirangkaikan dengan silaturahmi dan dialog bersama pengurus yayasan serta para santri.
Manajer Program Baitul Wakaf, Ahmad Juliriadin, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh pihak yayasan. Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan menyalurkan bantuan, tetapi juga mempererat kolaborasi dalam mendukung pendidikan berbasis pesantren.
“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Yayasan Al Firdaus yang telah menerima kunjungan kami. Momentum ini juga kami jadikan sebagai kesempatan untuk berbagi bersama 50 santri putra dan putri,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan berbagi merupakan bagian dari komitmen Baitul Wakaf dalam mendukung keberlangsungan pendidikan serta memperluas manfaat wakaf bagi masyarakat. Melalui kemitraan dengan lembaga pendidikan, program filantropi diharapkan dapat menjangkau penerima manfaat secara lebih luas dan berkelanjutan.
Sementatra itu Ketua Yayasan Al Firdaus, Muhammad Irwan, menimpali bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara lembaga filantropi dan lembaga pendidikan dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui lingkungan pesantren.
Dia menyampaikan penghargaan atas kunjungan dan kepedulian Baitul Wakaf kepada para santri. Menurutnya, dukungan berbagai pihak memiliki arti penting dalam memperkuat proses pembinaan di lingkungan pesantren.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Baitul Wakaf atas kunjungan, perhatian, dan motivasi yang diberikan kepada para santri. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan umur, dan menjadikan Baitul Wakaf terus bertumbuh sebagai lembaga filantropi umat,” katanya.
Dia berharap, silaturrahim ini semakin memantapkan peran kolaboratif antara lembaga filantropi dan institusi pendidikan dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang berorientasi pada penguatan sumber daya manusia.
Melalui sinergi tersebut, Irwan menambahkan, dukungan kepada santri tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan, tetapi juga melalui penguatan semangat belajar, kepedulian sosial, dan pembangunan karakter yang berkelanjutan.






