AdvertisementAdvertisement

Hidayatullah dan Wahdah Islamiyah Perkuat Sinergi Dakwah, Pendidikan, dan Pelayanan Umat

Content Partner

Gambar saat ini tidak memiliki teks alternatif (alt). Nama berkas: Hidayatullah-dan-Wahdah-Islamiyah-Perkuat-Sinergi-1-1.jpeg
Foto: Ketua Umum DPP Hidayatullah K.H. Nashpi Arsyad, Lc. (tengah), didampingi Wakil Sekretaris Jenderal DPP Hidayatullah Ustaz Muhammad Isneni (kiri) dan Dr. Rahmat Abdul Rahman, Lc., M.A. (kanan), memimpin pertemuan silaturahmi bersama jajaran DPP Wahdah Islamiyah di Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, Selasa (15/7/2026).

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah menerima kunjungan silaturahmi jajaran Pengurus Pusat Wahdah Islamiyah di Pusat Dakwah Hidayatullah (PDH), Jakarta Timur, Rabu. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antarlembaga dalam bidang dakwah, pendidikan, pelayanan umat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Mengawali pertemuan, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Hidayatullah, Muhammad Isneni, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, Dr. Rahmat Abdul Rahman, Lc., M.A., beserta rombongan. Ia berharap silaturahmi tersebut semakin mempererat ukhuwah Islamiyah dan melahirkan kolaborasi yang lebih erat antara kedua organisasi dalam membangun peradaban Islam.

“Kami bersyukur atas kehadiran para asatidz dan para kiai di Pusat Dakwah Hidayatullah. Mudah-mudahan pertemuan ini dipenuhi keberkahan Allah SWT. Harapan kami, kolaborasi, sinergi, dan silaturahmi ini dapat berbuah manis dalam ikhtiar bersama mewujudkan peradaban Islam,” ujar Isneni saat membuka acara.

Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH. Naspi Arsyad, Lc., mengatakan hubungan Hidayatullah dan Wahdah Islamiyah telah terjalin sejak lama dan memiliki sejarah panjang dalam perjalanan dakwah di Indonesia.

“Sesungguhnya hubungan antara Hidayatullah dan Wahdah Islamiyah telah terjalin sejak puluhan tahun silam. Beberapa tokoh Wahdah Islamiyah pernah hadir di Gunung Tembak dan menjadi bagian dari perjalanan sejarah Hidayatullah. Spirit persaudaraan itulah yang ingin terus kita rawat dan kuatkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Naspi memperkenalkan struktur kepemimpinan dan sejumlah bidang yang berada di bawah DPP Hidayatullah, mulai dari Bidang Pelayanan Umat, Pendidikan, Perkaderan dan Rekrutmen, Ekonomi, hingga Organisasi. Ia juga menjelaskan bahwa di kompleks Pusat Dakwah Hidayatullah berkantor berbagai unsur kepemimpinan organisasi, termasuk Majelis Syura, Majelis Penasihat, Dewan Murobbi Pusat, Dewan Mudzakarah, Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah, Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, serta Amal Usaha dan Badan usaha tingkat pusat.

Menurutnya, dinamika dakwah yang terus berkembang menuntut setiap organisasi Islam untuk memperkuat kolaborasi sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai perjuangan.

“Kami mengucapkan jazakumullahu khairal jaza’ kepada seluruh guru dan asatidz dari Wahdah Islamiyah yang telah berkenan hadir bersilaturahmi. Semoga ukhuwah yang telah terbangun selama ini semakin kokoh dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat,” katanya.

Naspi juga menyampaikan apresiasi dan doa bagi penyelenggaraan Muktamar Wahdah Islamiyah ke-5 yang akan berlangsung pada 18–19 Juli 2026 di Makassar.

“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, perlindungan, dan keberkahan sehingga muktamar tersebut berjalan sukses serta semakin menguatkan kontribusi Wahdah Islamiyah bagi umat dan bangsa,” ucapnya.

Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah Ustaz Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A. memberikan sambutan saat kunjungan silaturahmi.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, Dr. Rahmat, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menyampaikan undangan resmi kepada keluarga besar Hidayatullah untuk menghadiri pembukaan Muktamar Wahdah Islamiyah.

Ia menilai Hidayatullah dan Wahdah Islamiyah memiliki kedekatan historis serta kesamaan perhatian dalam bidang dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat.

“Di berbagai forum nasional, Hidayatullah dan Wahdah Islamiyah sering dianggap memiliki kedekatan yang sangat erat. Hal itu menunjukkan bahwa kedua organisasi memiliki banyak kesamaan dalam perhatian terhadap dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat,” ujarnya.

Menurut Rahmat, luasnya wilayah Indonesia dan besarnya jumlah umat Islam menjadikan kolaborasi antarlembaga sebagai kebutuhan yang tidak dapat dihindari.

“Dengan luasnya Indonesia dan besarnya jumlah umat Islam, tidak mungkin seluruh kebutuhan dakwah ditangani oleh satu organisasi saja. Karena itu, kolaborasi antarlembaga merupakan sebuah keniscayaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, hubungan kedua organisasi bukan hanya didasarkan pada kedekatan geografis, tetapi juga karena memiliki corak perjuangan yang serupa. Bahkan, hubungan kekeluargaan dan perpindahan kader di antara kedua organisasi telah menjadi bagian dari sejarah panjang perjalanan dakwah masing-masing.

Gambar saat ini tidak memiliki teks alternatif (alt). Nama berkas: Hidayatullah-dan-Wahdah-Islamiyah-Perkuat-Sinergi_.jpeg
Foto: Al-Qo’im Biamrillah / Hidayatullah.or.id

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan memperluas kerja sama pada berbagai bidang strategis sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun umat dan menghadirkan kontribusi yang lebih besar bagi bangsa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Digital

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — DPP Hidayatullah bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan Maybank Syariah resmi meluncurkan Gerakan Subuh Bersedekah (GSB)...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img