
KUALA LUMPUR (Hidayatullah.or.id) — Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah kembali berpartisipasi dalam Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan layanan pemeriksaan halal sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan pelaku industri halal internasional.
MIHAS ke-22 berlangsung di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur, pada 23–27 September 2026. Bagi LPH Hidayatullah, keikutsertaan tahun ini merupakan partisipasi kedua dalam salah satu ajang industri halal internasional tersebut.
Dalam perhelatan ini, LPH Hidayatullah membuka booth untuk memperkenalkan profil lembaga, layanan pemeriksaan halal, serta pengalaman dalam mendampingi pelaku usaha memenuhi standar jaminan produk halal.
Ketua LPH Hidayatullah, Muhammad Faisal Thamrin, mengatakan keikutsertaan untuk kedua kalinya menunjukkan komitmen lembaganya untuk terus terlibat dalam perkembangan ekosistem halal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini merupakan kali kedua LPH Hidayatullah mengikuti MIHAS. Bagi kami, MIHAS bukan hanya pameran, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan LPH Hidayatullah, membangun jejaring, serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pelaku industri halal dari mancanegara,” ujar Faisal di arena MIHAS, Rabu (23/09/2026).
Menurut Faisal, kehadiran di MIHAS juga menjadi kesempatan bagi LPH Hidayatullah untuk melihat secara langsung perkembangan industri halal global serta kebutuhan pelaku usaha terhadap layanan pemeriksaan halal yang profesional, kredibel, dan adaptif.
Ia menambahkan, perkembangan industri halal global menuntut lembaga pemeriksa halal memiliki kapasitas yang semakin kuat, tidak hanya dari sisi kompetensi teknis, tetapi juga dalam membangun kepercayaan dan jejaring internasional.
“Kita ingin LPH Hidayatullah tidak hanya hadir di dalam negeri, tetapi juga memiliki perspektif dan jejaring global. Pertemuan dengan pelaku industri dan lembaga halal dari berbagai negara menjadi masukan penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” katanya.
Faisal berharap partisipasi LPH Hidayatullah dalam MIHAS 2026 dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama sekaligus memperkuat konektivitas pelaku usaha halal Indonesia dengan ekosistem halal global.
“Kami ingin kehadiran ini memberi manfaat yang lebih luas, baik bagi LPH Hidayatullah maupun bagi pelaku usaha halal Indonesia yang ingin berkembang dan menjangkau pasar internasional,” tuturnya.
MIHAS 2026 mempertemukan pelaku industri halal dari berbagai sektor, mulai dari makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, fesyen, hingga jasa dan ekosistem pendukung industri halal.
Keikutsertaan LPH Hidayatullah untuk kedua kalinya dalam ajang tersebut menjadi bagian dari langkah memperluas eksistensi lembaga pemeriksa halal Indonesia sekaligus membangun konektivitas dengan ekosistem halal lintas negara.






