AdvertisementAdvertisement

Perkuat Peran di Tengah Umat, Dr. Suwito Fatah Tekankan Pentingnya Bridging dan Diferensiasi

Content Partner

GORONTALO (hidayatullah.or.id)– Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Gorontalo resmi membuka agenda Assessment Semester 1 (satu). Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Bendahara Umum DPP Hidayatullah, Dr. Suwito Fatah, M.M. Sabtu (27/06/2026)

Dalam pengarahannya, Dr. Suwito Fatah menegaskan bahwa konsolidasi merupakan pilar utama untuk membangun organisasi yang mandiri dan berpengaruh. Melalui konsolidasi yang kuat, lembaga akan memiliki fondasi kokoh untuk melakukan transformasi menuju kualitas yang lebih baik.

“Semangat untuk menjadi lebih baik harus menjadi tujuan utama setiap proses transformasi. Kami berharap seluruh nilai, gagasan, dan arahan yang lahir dari kegiatan ini dapat diserap, dipahami, lalu diwujudkan dalam kerja nyata,” ujar Suwito.

Keseimbangan Antara Bonding dan Bridging

Lebih lanjut, Suwito menjelaskan bahwa pengaruh organisasi di tengah masyarakat lahir secara alami (aksiomatik) melalui kiprah nyata di bidang dakwah, tarbiyah, dan pelayanan umat. Namun, untuk memperluas dampak tersebut, seluruh stakholder Hidayatullah tidak boleh hanya berfokus pada penguatan hubungan internal lembaga (bonding).

“Kita tidak cukup hanya memperkuat ikatan emotional (bonding) di internal organisasi. Kita juga harus membangun bridging, yaitu memperluas jejaring dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Modal sosial yang kuat akan mempermudah agenda organisasi mendapat ruang dan dukungan yang luas di tengah masyarakat,” tambahnya.

Fokus pada Diferensiasi dan Semangat Ukhuwah

Forum Assessment kali ini juga diarahkan untuk memetakan dan memaksimalkan seluruh potensi lokal sebagai nilai diferensiasi (pembeda) bagi Hidayatullah Gorontalo. Nilai kekhasan inilah yang nantinya diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta daya pengaruh organisasi di wilayah tersebut.

Menutup arahannya, Suwito mengingatkan agar setiap dinamika atau gesekan yang terjadi di medan dakwah selalu diselesaikan dengan mengedepankan semangat ukhuwah Islamiyah.      

Dengan menjaga persaudaraan sebagai modal sosial, energi organisasi tidak akan habis untuk persoalan di lingkungan sendiri, melainkan dapat sepenuhnya difokuskan pada percepatan dan pencapaian target-target strategis lembaga dalam melayani umat.

“Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi dan memberi kemudahan, sehingga cita-cita Hidayatullah menjadi organisasi mandiri, profesional, dan berpengaruh dalam pelayanan kepada umat segera terwujud”, Pungkasnya dalam menutup sambutan.

Editor: Adam Sukiman
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Wisudawan Tahfidz Ponpes Hidayatullah Bolaang Mongondow Diharapkan Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat

Sulawesi Utara – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Hidayatullah Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Ponpes tersebut sukses menggelar...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img