AdvertisementAdvertisement

Workshop Dai Tangguh BMH Hadirkan Instruktur Syahadah Standardisasi Dai MUI

Content Partner

DEPOK (Hidayatullah.or.id) — Laznas BMH bersama YBM-BRILiaN gelar Workshop dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dai Tangguh yang digelar selama 3 hari di dipusatkan di Pesantren Hidayatullah Depok.

Dalam sesi perdana usia pembukaan acara pagi ini, workhshop ini menghadirkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis. Beliau juga merupakan instruktur Syahadah Standardisasi Dai (SSD) Majelis Ulama Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, KH Cholil Nafis menyampaikan materi perihal bagaimana mampu bersikap pertengahan (wasathiyah) dalam dakwah.

“Sebagai dai kita harus punya sikap wasathiyah, pertengahan, jangan ekstrem, baik ekstrem kanan atau ekstrem kiri. Di tengah-tengah, adil dan seimbang, tawazun, serta tasamuh (toleransi),” ungkapnya.

Pengasuh Ponpes Cendekia Amanah Depok ini mengatakan bagaimanapun masyarakat tetap melihat dai sebagai orang yang diikuti.

“Oleh karena itu pastikan bersikap adil. Dan, perhatikan betul soal kepantasan. Jangan mentang-mentang dakwah lalu tidak peduli soal kepantasan dan kapasitas umat yang menjadi objek dakwahnya,” urainya.

Lebih jauh pria yang menyandang gelar alumni terbaik dari Pesantren Sidogiri itu mengatakan bahwa dai adalah opinion leader.

“Jadi harus luas wawasan keislaman dan kebangsaan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Program dan Pemberdayaan BMH Pusat, Zainal Abidin, mengatakan workshop dai yang dihadiri oleh 34 dai dari seluruh Indonesia mulai Aceh hingga Papua ini dipusatkan di Pesantren Hidayatullah Depok.

Kegiatan ini terang dia dalam rangka kuatkan kiprah dai dengan memberikan bekal keilmuan, wawasan dan skil uptodate seiring dengan perkembangan dan tantangan dakwah yang kian kompleks.

Direktur Utama Laznas BMH, Supendi mengatakan bahwa workshop ini bermaksud menjadikan dai kian progresif dalam dakwah, santun dan tentu saja mampu memberi warna kemajuan bagi masyarakat di pedesaan dan pedalaman.

“Dalam tiga hari workshop para dai akan mendapat bekal bagaimana berperan sebagai dai yang mampu membawa kemajuan masyarakat,” ungkapnya.*/Yacong B. Halike

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Perjalanan 8 Jam Tim BMH Susuri Kelokan Tajam Antar Qurban ke Desa Pedalaman

GARUT (Hidayatullah.or.id) -- Dalam semangat berbagi kebahagiaan pada Hari Raya Idul Adha, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah (Laznas...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img