
BOJONEGORO (Hidayatullah.or.id) — Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, Nanang Noerpatria, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, khususnya kepada Wakil Bupati Nurul Azizah, atas respons cepat dan terkoordinasi dalam menangani dampak musibah angin puting beliung yang menimpa Kampus Pondok Pesantren Putri Hidayatullah Bojonegoro.
Demikian disampaikan Nanang Noerpatria selaku pendamping wilayah Hidayatullah Jawa Timur, sebagai bentuk penghargaan atas langkah-langkah penanganan yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama jajaran terkait.
“Kepemimpinan yang hadir di saat sulit adalah kepemimpinan yang melayani. Terima kasih Pemkab Bojonegoro atas dedikasinya menyelamatkan masa depan generasi penjaga Al-Qur’an,” ujarnya dalam keterangannya pada Kamis, 17 Syaban 1447 (5/2/2026).
Musibah angin puting beliung yang terjadi di lingkungan kampus pesantren tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas. Menanggapi kejadian itu, jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro hadir langsung di lokasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, aparat kepolisian, serta relawan. Kehadiran tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya penanganan awal yang bersifat tanggap darurat terhadap dampak bencana.
Nanang menyampaikan bahwa kehadiran jajaran pemerintah daerah di lokasi memberikan dorongan moral bagi para santriwati dan pengasuh Pondok Pesantren Putri Hidayatullah. Ia menyebut bahwa langkah tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan di wilayah Bojonegoro.
Nanang menilai kehadiran Wakil Bupati Bojonegoro bersama tim BPBD, kepolisian, dan relawan sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam situasi sulit yang dihadapi lembaga pendidikan keagamaan. Ia menyampaikan bahwa langkah cepat yang dilakukan melalui BPBD dan dinas terkait mencerminkan sinergi yang berjalan antara pemerintah daerah dan lembaga kemasyarakatan dalam menghadapi bencana.
Nanang Noerpatria juga menegaskan kesiapan Hidayatullah untuk berkolaborasi dalam proses rehabilitasi bangunan yang terdampak. Ia menyampaikan bahwa kerja sama tersebut diarahkan agar kegiatan belajar mengajar para santriwati dapat kembali berlangsung secara normal dalam waktu yang secepatnya.
Nanang menyatakan bahwa Hidayatullah akan terus memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah termasuk Kabupaten Bojonegoro. Ia menegaskan bahwa kemitraan bersama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlakul karimah.
Ia juga menyampaikan pesan kepada keluarga besar Hidayatullah Bojonegoro, khususnya para santriwati, agar tetap tegar menghadapi ujian yang terjadi.
Nanang menyampaikan penguatan bahwa ujian yang dihadapi merupakan bagian dari ketentuan, serta menekankan bahwa dukungan yang datang dari pemerintah daerah dan masyarakat menjadi tanda adanya kebersamaan dalam menghadapi situasi sulit.






