AdvertisementAdvertisement

Silaturrahim Ramadhan di IMC Ketengahkan Ilmu Berlandas Iman Harus Lahirkan Tanggung Jawab Sosial

Content Partner

SUKABUMI (Hidayatullah.or.id) — Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah bersinergi dengan Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah menggelar buka puasa bersama mahasiswa Institut Muslim Cendekia (IMC) Sukabumi, Rabu, 8 Ramadhan 1447 (26/2/2026).

Kedatangan rombongan diterima dengan hangat oleh unsur pimpinan IMC Wakil Rektor I Muhammad Ni’amul Hanif, M.Pd dan Wakil Dekan II Dr. (Cand) Abdul Halim Muhammad, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan yang diikuti oleh 40 mahasiswa IMC Sukabumi tersebut berlangsung dalam suasana keakraban dan penuh antusiasme. Pertemuan ini sekaligus menjadi ruang penguatan bagi mahasiswa yang sebagian besar merupakan alumni pesantren Hidayatullah dan kini melanjutkan pendidikan di jalur akademik.

Ketua Departemen Perkaderan Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, Fuad Fahruddin, di hadapan mahasiswa berpesan bahwa ilmu tanpa iman dapat kehilangan arah dan bahwa ilmu yang benar harus melahirkan tanggung jawab sosial serta keberpihakan pada kebaikan.

“Menuntut ilmu adalah wajib. Landasannya harus iman, agar ilmu menjadi cahaya dan manfaat, bukan sekadar alat untuk kepentingan diri sendiri,” kata Fuad. Dia menegaskan, proses akademik tidak dapat dipisahkan dari fondasi spiritual. Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh harus diarahkan pada kemaslahatan dan kebermanfaatan sosial.

Fuad juga menyoroti pentingnya integrasi antara kapasitas intelektual dan komitmen moral. Dalam pemaparannya, Fuad menyampaikan bahwa ilmu yang tidak dibingkai dengan iman berpotensi kehilangan orientasi. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu memaknai proses belajar sebagai bagian dari tanggung jawab yang lebih luas terhadap masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Departemen Pembinaan Anggota DPP Hidayatullah, Iwan Abdullah, menyampaikan ajakan kepada seluruh peserta untuk mengambil peran sebagai inspirator umat dalam kerangka visi membangun peradaban. Dia menggarisbawahi bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.

Public Relation BMH, Imam Nawawi, menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut yang menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga kesinambungan pembinaan, sekaligus memperkuat motivasi mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan tinggi..

“Silaturahmi ini guna mendorong semangat para mahasiswa yang dahulu adalah santri dari berbagai pesantren Hidayatullah agar tetap menempa diri dan kelak bermanfaat di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembinaan lanjutan, khususnya dalam bidang keterampilan menulis.

Riswandi, mahasiswa semester VIII yang berasal dari Pesantren Hidayatullah Manokwari, Papua Barat, menyampaikan harapan mahasiswa akan pentingnya kelas menulis ini sebagai ruang pengembangan kapasitas intelektual yang lebih aplikatif.

“Kami sangat butuh pendampingan seperti ini. Ke depan kami ingin mendapat pembekalan menulis agar kemampuan berpikir kami semakin terasah,” katanya.

Reporter: Herim Achmad
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Penugasan Alumni Ma’had Aly Ikhtiar Membangun Pemahaman Realitas dan Kasih Sayang Antargenerasi

MODEL lembaga pendidikan Islam di Indonesia saat ini sangat beragam. Salah satunya ma’had aly, sebuah model lembaga pendidikan Islam...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img