AdvertisementAdvertisement

Refleksi Muharram di Masamba, Hidayatullah Dorong Lahirnya Generasi Penggerak Peradaban

Content Partner

MASAMBA (Hidayatullah.or.id) – Kampus Madya Hidayatullah Masamba menggelar Tausiah Refleksi Muharram bertema “Menuju Kebangkitan Peradaban Islam” di Masjid Al Hijrah Kampus Madya, Jumat (20/6/2026) atau bertepatan dengan 5 Muharram 1448 Hijriah.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dakwah Hidayatullah Masamba sekaligus menguatkan semangat hijrah dalam membangun peradaban Islam.

Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Dr. Muhammad Saleh Usman, S.S., M.I.Kom., menegaskan bahwa Muharram harus dimaknai lebih dari sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah. Menurutnya, Muharram adalah momentum evaluasi dan perubahan yang menuntut setiap Muslim untuk terus bergerak menuju kondisi yang lebih baik.

“Hijrah bukan sekadar peristiwa sejarah. Hijrah adalah semangat perubahan yang harus terus hidup dalam diri umat Islam. Setiap pergantian tahun semestinya menjadi momentum untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki kualitas iman, amal, serta kontribusi kita kepada umat,” ujarnya.

Ia menilai tantangan yang dihadapi umat Islam saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi dan sosial, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia dan peradaban. Karena itu, kebangkitan umat harus dibangun melalui proses pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

Menurut Saleh, masjid dan lembaga pendidikan merupakan dua pilar utama yang harus diperkuat jika umat Islam ingin kembali melahirkan generasi yang mampu memimpin peradaban.

“Kebangkitan peradaban Islam tidak lahir secara instan. Ia dibangun melalui pembinaan yang panjang. Karena itu, masjid harus kembali menjadi pusat pembinaan umat, sementara kampus dan lembaga pendidikan menjadi tempat melahirkan generasi yang memiliki ilmu, akhlak, dan kapasitas kepemimpinan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa sejarah Islam menunjukkan lahirnya generasi terbaik selalu berawal dari pembinaan yang kuat di pusat-pusat pendidikan dan pembentukan karakter.

“Jika ingin membangun masa depan umat, maka investasi terbesar yang harus dilakukan adalah membangun manusia. Kita membutuhkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, memiliki wawasan yang luas, dan siap mengambil peran dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Saleh juga menyinggung perjalanan Hidayatullah Masamba yang berkembang dari perintisan sederhana menjadi pusat pendidikan dan dakwah di Luwu Utara. Menurutnya, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan dakwah tidak pernah terlepas dari kesabaran, konsistensi, dan kerja sama yang berkelanjutan.

“Perjalanan dakwah selalu membutuhkan waktu. Apa yang kita lihat hari ini merupakan hasil dari kesungguhan para perintis yang menjaga istiqamah dalam perjuangan. Karena itu, semangat hijrah harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Ia berharap Kampus Al Hijrah Masamba dapat terus berkembang sebagai pusat kaderisasi dan pengembangan sumber daya manusia yang berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa.

“Kampus Al Hijrah Masamba harus menjadi pusat lahirnya generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan memiliki visi kepemimpinan. Dari tempat seperti inilah kebangkitan peradaban Islam dapat dimulai,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Pembina Kampus Hidayatullah Masamba, Drs. Muhammad Kaisar, mengisahkan perjalanan awal Yayasan Al Hijrah yang dirintis dari sebuah rumah kontrakan di Baebunta pada 2001 hingga berkembang menjadi kawasan pendidikan dan dakwah seperti saat ini.

Refleksi Muharram tersebut dihadiri santri, mahasiswa, dewan guru, serta masyarakat sekitar sebagai bagian dari upaya memperkuat kesadaran akan pentingnya semangat hijrah dalam membangun peradaban Islam yang berkelanjutan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

K.H. Naspi Arsyad Serukan Penolakan Normalisasi LGBT demi Menjaga Moral dan Masa Depan Generasi Bangsa

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Ketua Umum DPP Hidayatullah, K.H. Naspi Arsyad, menyerukan pentingnya penolakan terhadap berbagai upaya normalisasi lesbian, gay,...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img