
PONOROGO (Hidayatullah.or.id) — Penyaluran bantuan berupa logistik keluarga dan uang tunai kepada guru honorer di pedalaman Ngrayun, Ponorogo, Jawa Timur, dilakukan sebagai bagian dari program dukungan sosial bagi tenaga pendidik di wilayah terpencil. Bantuan tersebut disalurkan oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH) melalui kerjasama dengan kegiatan Pelari Baik Sedulurrun 2025.
Program ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para guru honorer yang bertugas di daerah dengan keterbatasan akses dan pendapatan. Kondisi tersebut sering memengaruhi ketahanan pangan keluarga para pendidik yang tetap menjalankan aktivitas mengajar di wilayah pedalaman.
Melalui penyaluran bantuan ini, BMH memberikan paket logistik keluarga serta dukungan dana tunai kepada para penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga para guru dapat menjalankan tugas pendidikan dengan kondisi yang lebih stabil.
Salah satu penerima bantuan, Soiran, seorang guru honorer penyandang tunanetra yang mengajar di wilayah tersebut, menyampaikan bahwa bantuan yang diterimanya memberikan dorongan moral dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
“Bantuan ini sangat berarti dan menambah semangat kami untuk terus mengabdi,” ujarnya.
Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari perhatian lembaga terhadap keberlanjutan peran guru di wilayah terpencil.
“Kami ingin para guru tetap kuat dalam mendidik generasi, meski dalam keterbatasan,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa dukungan terhadap tenaga pendidik di daerah terpencil memiliki kaitan dengan keberlangsungan proses pendidikan di masyarakat. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan peran guru dalam kehidupan sosial.
“Dukungan yang tepat sasaran tidak hanya membantu hari ini, tetapi juga menjaga keberlanjutan peran guru dalam membangun masa depan masyarakat,” tambahnya.
Program bantuan ini menunjukkan keterlibatan lembaga sosial dalam mendukung sektor pendidikan di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber daya. Melalui kolaborasi yang terbangun dari kegiatan Pelari Baik Sedulurrun 2025, BMH menyalurkan dukungan kepada guru honorer yang bertugas di daerah pedalaman Ngrayun.






