AdvertisementAdvertisement

Bangun Ekosistem Pendidikan, Hidayatullah Dorong Penguatan Literasi Keluarga 

Content Partner

JAKARTA (hidayatullah.or.id) — Penguatan literasi keluarga menjadi salah satu perhatian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas. Hal tersebut menjadi salah satu poin strategis yang disampaikan DPP Hidayatullah dalam audiensi bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti, di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senin, (27/07/2026)

Hidayatullah mendorong agar gerakan literasi tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca peserta didik, tetapi juga memperkuat kapasitas orang tua sebagai pendamping utama dalam proses tumbuh kembang dan pendidikan anak.

Ketua Departemen Kepesantrenan DPP Hidayatullah, K.H. Muhammad Syakir Syafi’i, menyampaikan bahwa Hidayatullah mengapresiasi dan mendukung Gerakan Literasi Nasional yang telah dicanangkan pemerintah sejak 2015. Menurutnya, gerakan tersebut perlu terus diperkuat dengan menghadirkan model literasi keluarga yang melibatkan seluruh unsur, terutama orang tua.

“Kami mengapresiasi dan mendukung Gerakan Literasi Nasional. Namun, literasi keluarga tidak cukup hanya dimaknai sebagai bagaimana orang tua mendampingi anak dalam membangun budaya literasi. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana orang tua itu sendiri terus mendapatkan edukasi agar mampu menjadi bagian dari keberhasilan pendidikan anak,” ujar Kiai Syakir.

Ia menjelaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan anak harus berjalan beriringan dengan peningkatan wawasan, pengetahuan, dan kesadaran orang tua dalam mendampingi proses belajar anak.

Sebagai salah satu bentuk implementasi, sekolah-sekolah di lingkungan Hidayatullah mendorong para wali murid untuk aktif dalam budaya literasi keluarga. Salah satunya melalui pemanfaatan Majalah Hidayatullah sebagai bahan bacaan dan sumber edukasi bagi orang tua.

“Para wali murid diarahkan untuk berlangganan Majalah Hidayatullah, kemudian difasilitasi forum semacam klub wali murid untuk membedah isi majalah tersebut. Di dalamnya terdapat berbagai rubrik dan publikasi yang berkaitan dengan pendidikan keluarga, pengasuhan, dan pembinaan anak,” jelasnya.

Menurutnya, forum-forum tersebut menjadi sarana membangun ruang belajar bersama bagi para orang tua. Melalui halaqah dan kajian rutin, wali murid mendapatkan pembaruan wawasan tentang pendidikan anak, pola asuh, serta nilai-nilai yang mendukung pembentukan karakter generasi.

“Kami ingin merevitalisasi pembinaan orang tua sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kesuksesan pendidikan anak. Orang tua perlu terus dibina, diberikan bacaan yang baik, serta difasilitasi ruang diskusi agar mampu menjadi mitra strategis sekolah,” tambahnya.

Hidayatullah memandang bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh lingkungan keluarga yang mendukung. Karena itu, penguatan literasi keluarga menjadi salah satu ikhtiar penting dalam melahirkan generasi yang memiliki kecerdasan, karakter, dan akhlak yang baik.

Melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah, Hidayatullah berharap gerakan literasi nasional semakin berkembang dan mampu menghadirkan budaya belajar yang kuat di tengah keluarga Indonesia.

Editor: Adam Sukiman
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

DPW Hidayatullah Bangka Belitung Perkuat Jati Diri Kader Lewat Kajian Kelembagaan

BANGKA TENGAH (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Bangka Belitung (Babel) menggelar Kajian Kelembagaan bertema "Memahami Jatidiri Hidayatullah...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img