AdvertisementAdvertisement

LPH Hidayatullah Tempati Posisi Kedua Nasional Kinerja Pemeriksa Halal 2025

Content Partner

JAKARTA – Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah kembali mengingatkan capaian membanggakan yang berhasil diraih sepanjang tahun 2025, yakni menempati posisi kedua nasional dalam daftar kinerja Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Indonesia berdasarkan data Service Level Agreement (SLA) tiap aktor tahun 2025.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan LPH Hidayatullah dalam menghadirkan layanan pemeriksaan halal yang cepat, profesional, dan terpercaya bagi masyarakat serta pelaku usaha di berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan data kinerja nasional yang dirilis, LPH Hidayatullah mencatat sebanyak 1.162 sertifikat halal terbit dengan total SLA 12,39 hari kerja. Hasil tersebut menempatkan LPH Hidayatullah di posisi kedua secara nasional, berada tepat di bawah LPH LPPOM yang menduduki peringkat pertama dengan 11.556 sertifikat halal terbit dan total SLA 11,94 hari kerja.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati LPH PT SUCOFINDO yang mencatat 848 sertifikat halal terbit dengan total SLA 21,08 hari kerja. Adapun posisi keempat diraih LPH PT Surveyor Indonesia dengan 488 sertifikat halal dan total SLA 9,17 hari kerja.

Selanjutnya, posisi kelima ditempati LPH UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan 397 sertifikat halal terbit dan total SLA 21,31 hari kerja. Posisi keenam diraih LPH Quality Syariah dengan 317 sertifikat halal dan total SLA 9,04 hari kerja, disusul LPH ZAMZAMI di posisi ketujuh dengan 282 sertifikat halal dan total SLA 12,46 hari kerja.

Pada posisi kedelapan terdapat LPH SAIZU yang mencatat 278 sertifikat halal dengan total SLA 16,68 hari kerja. Sementara posisi kesembilan ditempati LPH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan 248 sertifikat halal dan total SLA 20,75 hari kerja. Adapun posisi kesepuluh diraih BBSPJI Kerajinan dan Batik dengan 237 sertifikat halal serta total SLA 10,31 hari kerja.

Pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi LPH Hidayatullah dalam menjaga kualitas layanan pemeriksaan halal sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap proses sertifikasi halal. Di tengah meningkatnya kebutuhan sertifikasi halal nasional, kecepatan dan ketepatan layanan menjadi faktor penting dalam mendukung penguatan ekosistem halal Indonesia.

LPH Hidayatullah menegaskan bahwa capaian ini tidak terlepas dari kerja sama dan dedikasi para auditor halal serta seluruh tim yang terlibat dalam proses pemeriksaan halal. Dengan dukungan sumber daya yang berpengalaman dan jaringan pelayanan yang tersebar di berbagai wilayah, lembaga ini terus berupaya memberikan layanan yang efektif, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menjelang implementasi kebijakan Wajib Halal Oktober 2026, LPH Hidayatullah berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas layanan dan kualitas pemeriksaan halal guna membantu pelaku usaha memenuhi kewajiban sertifikasi halal. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kompetensi auditor, optimalisasi sistem pelayanan, serta peningkatan koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH).

Melalui capaian peringkat kedua nasional ini, LPH Hidayatullah berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung percepatan sertifikasi halal nasional sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk halal yang beredar di Indonesia. Dengan pelayanan yang profesional, cepat, dan terpercaya, LPH Hidayatullah optimistis dapat terus menjadi bagian penting dalam pengembangan industri halal nasional dan suksesnya implementasi program Jaminan Produk Halal di masa mendatang.

Editor: Adam Sukiman
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Hidayatullah Tangsel Terima Kunjungan Akademik Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta

BANTEN (Hidayatullah.or.id) -- Mahasiswa peneliti dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melakukan kunjungan ke Yayasan Al-Firdaus Pondok Pesantren Hidayatullah Tangerang...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img