AdvertisementAdvertisement

Halaqah Gabungan DKI Jakarta Didorong Menjadi Ruang Pembinaan Keteladanan bagi Bangsa

Content Partner

JAKARTA – Ketua Dewan Murabbi Wilayah (DMW) Hidayatullah DKI Jakarta, K.H. Asdar Majhari, S.Ag, menegaskan bahwa gerakan halaqah harus menjadi gerakan keteladanan (qudwah) yang mampu menjadi mercusuar bagi perjalanan dakwah di berbagai daerah. Melalui halaqah, kader diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas diri, tetapi juga menghadirkan cahaya yang menerangi jalan perjuangan dakwah hingga ke pelosok negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan KH. Asdar Majhari saat memberikan sambutan pada kegiatan Halaqah Gabungan dan Lailatul Ijtima yang diselenggarakan DPW dan DMW Hidayatullah DKI Jakarta. (Jum’at, 13 Juni 2026)

Menurut Asdar, halaqah memiliki peran strategis dalam menjaga semangat perjuangan dan kesinambungan dakwah. Ia menilai, halaqah bukan sekadar forum pertemuan rutin, melainkan ruang pembinaan yang mampu melahirkan keteladanan bagi Bangsa.

“Halaqah harus menjadi gerakan qudwah, menjadi mercusuar yang memberikan arah dan cahaya bagi perjalanan dakwah, terutama di berbagai wilayah yang masih membutuhkan penguatan pembinaan,” ujarnya.

Asdar mengatakan, perjalanan dakwah yang panjang memerlukan kader-kader yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki komitmen untuk saling menguatkan. Karena itu, Halaqah Gabungan menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus berbagi harapan dan pengalaman dalam mengemban amanah dakwah.

Menurut dia, forum tersebut merupakan wadah yang mempertemukan para kader untuk saling menguatkan, bertukar gagasan, serta memperkokoh tekad dalam menghadapi berbagai tantangan dakwah yang terus berkembang.

“Halaqah Gabungan harus menjadi tempat berbagi asa dan saling menguatkan. Dari sinilah energi perjuangan terus diperbarui dan semangat dakwah tetap terjaga,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Asdar juga mengingatkan bahwa seluruh proses pembinaan dan perjuangan organisasi pada akhirnya bermuara pada lahirnya khazanah perjuangan yang bernilai bagi umat. Setiap langkah dakwah, kata dia, merupakan bagian dari ikhtiar panjang yang akan menjadi warisan bagi generasi berikutnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri perkembangan dakwah dan pembinaan yang terus berlangsung hingga saat ini. Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari doa dan perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi gerakan sejak awal.

“Kita tidak punya banyak pilihan ketika doa-doa para senior kita dikabulkan oleh Allah SWT. Tugas kita adalah melanjutkan amanah itu dengan kesungguhan, menjaga spirit perjuangan, dan memastikan estafet dakwah terus berjalan,” ujarnya.

Asdar berharap kegiatan halaqah terus menjadi budaya organisasi yang hidup di seluruh tingkatan. Dengan penguatan pembinaan yang berkelanjutan, ia optimistis dakwah Hidayatullah akan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat dan melahirkan kader-kader yang mampu menjadi penerang bagi umat di berbagai penjuru negeri.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Dari Pedalaman Batu Licin, Hidayatullah Kalimantan Selatan Teguhkan Soliditas Kader dan Kobarkan Semangat Dakwah

TANAH BUMBU (hidayatullah.or.id) – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kalimantan Selatan sukses melangsungkan kegiatan Lailatul Ijtima yang berlokasi di...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img