AdvertisementAdvertisement

Program SEA Loves Al-Qur’an Hadirkan Kajian Ramadhan di Timor Leste

Content Partner

DILI (Hidayatullah.or.id) — Dai utusan Hidayatullah dalam program dakwah internasional SEA (South East Asia) Loves Al-Qur’an Ramadan 1447 H, Ustadz Jumardi, menyampaikan tausiyah ba’da Subuh di Masjid Besar Annur, Kota Dili, Timor Leste.

Dalam penyampaiannya ia menekankan pentingnya memperkuat keimanan, memperbanyak amal ibadah selama bulan Ramadhan, serta menjaga ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat.

Tausiyah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dakwah Ramadhan yang dilaksanakan di Masjid Besar Annur, salah satu pusat aktivitas keislaman bagi komunitas Muslim di ibu kota Timor Leste. Jamaah yang hadir terdiri dari warga Muslim di Kota Dili serta pengurus masjid yang mengikuti kegiatan ibadah Subuh berjamaah.

Dalam ceramahnya, Ustadz Jumardi menyampaikan nasihat keislaman yang menitikberatkan pada penguatan iman sebagai fondasi utama kehidupan seorang Muslim. Ia juga mengajak jamaah untuk memanfaatkan momentum Ramadhan dengan meningkatkan berbagai bentuk ibadah.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga hubungan persaudaraan di tengah kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, ukhuwah Islamiyah menjadi salah satu unsur yang perlu dijaga agar kehidupan umat berjalan dalam suasana saling menghormati dan kebersamaan.

Kegiatan tausiyah tersebut merupakan kesempatan ketiga bagi Ustadz Jumardi untuk menyampaikan ceramah di Masjid Besar Annur. Kehadiran dai dari program SEA Loves Al-Qur’an ini disambut oleh jamaah masjid yang secara rutin mengikuti rangkaian kegiatan dakwah selama bulan Ramadhan.

Program SEA Loves Al-Qur’an merupakan kegiatan dakwah internasional yang diselenggarakan oleh Hidayatullah melalui Dewan Pengurus Pusat. Program ini mengirimkan dai ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara untuk mengisi berbagai kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan, termasuk menjadi imam shalat, menyampaikan ceramah, serta melakukan pembinaan keislaman bagi masyarakat Muslim setempat.

Masjid Besar Annur sendiri memiliki posisi penting dalam kehidupan umat Islam di Timor Leste. Masjid ini didirikan pada tahun 1981, pada masa ketika komunitas Muslim di Kota Dili mulai berkembang. Pembangunan masjid tersebut dilakukan oleh masyarakat Muslim yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sulawesi dan Nusa Tenggara, yang menetap dan menjalankan aktivitas perdagangan di wilayah tersebut.

Sejak berdirinya, Masjid Annur tidak hanya difungsikan sebagai tempat pelaksanaan shalat berjamaah. Masjid ini juga menjadi pusat berbagai kegiatan dakwah dan pendidikan keislaman, seperti pengajian, pembelajaran Al-Qur’an, serta kegiatan keagamaan lainnya yang berlangsung secara rutin, terutama pada bulan Ramadhan.

Dengan kapasitas jamaah yang cukup besar serta peran strategisnya dalam kehidupan umat Islam di Dili, Masjid Annur menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Muslim untuk melaksanakan ibadah sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan di antara mereka.

Pelaksanaan tausiyah ba’da Subuh oleh Ustadz Jumardi tersebut menjadi bagian dari rangkaian aktivitas Ramadhan di masjid tersebut. Melalui kegiatan kajian dan ceramah keislaman, jamaah memperoleh penguatan spiritual yang menjadi bagian dari pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadhan di Kota Dili.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Ketua Umum DPP Hidayatullah Tinjau Implementasi Program Recovery dan Bantuan Kemanusiaan di Aceh

ACEH TAMIANG (Hidayatullah.or.id) -- Di tengah suasana penghujung bulan suci Ramadhan yang penuh dengan pesan keberkahan, Ketua Umum Dewan...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img