
DEPOK (Hidayatullah.or.id) — Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Jumat, 26 Dzulqa’dah 1447 H bertepatan dengan 14 Mei 2026, bertempat di Aula Abdullah Sa’id Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.
Pertemuan strategis tahunan tersebut mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimah yang Mandiri, Berdaya, dan Berpengaruh.” Tema ini menjadi arah gerak organisasi dalam memperkuat peran Muslimat Hidayatullah di tengah masyarakat.
Pembukaan Rakerwil dihadiri berbagai unsur dan lembaga di lingkungan Hidayatullah, di antaranya perwakilan MMP, MMW, PP, DMW, DPW, Pemhida, PD Mushida Jawa Barat, serta sejumlah organisasi muslimah di Jawa Barat seperti Al Irsyad dan Wanita PUI. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bentuk sinergi dan dukungan terhadap penguatan peran dakwah Muslimat Hidayatullah.
Rakerwil secara resmi dibuka oleh Ahmad Andi Suhendar selaku Sekretaris DPW Hidayatullah Jawa Barat. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya menjadikan enam jati diri Hidayatullah sebagai pedoman dalam penyusunan maupun pelaksanaan program kerja organisasi. Ia juga mengajak seluruh kader Muslimat Hidayatullah untuk membangun komitmen dalam mengokohkan jati diri di setiap peran yang dijalankan, baik sebagai istri, pendidik, penggerak tarbiyah dan dakwah, maupun sebagai ibu dalam keluarga.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilaksanakan seminar yang menghadirkan Elly Farida dengan tema “Kebijakan Peran Anggota Dewan terkait Regulasi Ketahanan Keluarga di Kota Depok, Jawa Barat.” Seminar tersebut memberikan wawasan mengenai pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan dalam membangun ketahanan keluarga yang kokoh dan berdaya.
Melalui forum Rakerwil ini, diharapkan lahir berbagai program kerja yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kontribusi Muslimat Hidayatullah dalam membangun umat dan peradaban.






