AdvertisementAdvertisement

HISUF Yogyakarta Bangkitkan Kesadaran Santri Menempa Diri untuk Masa Depan

Content Partner

YOGYAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Hidayatullah Student Forum (HISUF) mendorong santri kelas XII MA Hidayatullah Yogyakarta untuk mengenali jati diri, menentukan arah hidup, dan menyiapkan diri menghadapi dunia perkuliahan.

Kegiatan yang berlangsung Kamis, 1 Oktober 2026, di Kampus MA Hidayatullah Yogyakarta, Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu menghadirkan ruang refleksi bagi para santri yang segera memasuki fase baru kehidupan.

Wakil Mudzir MA Hidayatullah Yogyakarta, Ust. Alamsyah Arifin, mengatakan HISUF memiliki posisi strategis dalam membantu santri membangun kesiapan sebelum melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Ini sangat strategis sehingga semua santri bisa menyiapkan diri untuk sukses kuliah,” kata Alamsyah.

Menurutnya, kesiapan memasuki perguruan tinggi memerlukan pemahaman dan mental yang kuat. Santri perlu mengetahui arah yang akan ditempuh agar masa kuliah menjadi fase pertumbuhan diri sekaligus pengabdian.

Santri Menemukan Arah

M. Ubay Akmal, salah seorang santri kelas XII, menilai HISUF perlu terus berlangsung pada tahun-tahun mendatang.

“Acara seperti ini perlu tetap dilanjutkan supaya anak bangsa, utamanya santri Hidayatullah, bisa mengenali jati diri bangsa dan menerapkan jati diri Hidayatullah dengan maksimal,” ungkap Ubay.

Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan anak muda berdiskusi dan menyampaikan gagasan yang akan semakin dibutuhkan di perguruan tinggi dan kehidupan masyarakat.

Kesan serupa disampaikan M. Fathin AR. Baginya, HISUF membantu melihat masa depan secara lebih terarah, termasuk memikirkan tujuan hidup dan agenda ketika menjadi mahasiswa.

“Forum ini membuat saya paham tentang tujuan hidup. Setelah lulus akan kuliah dengan agenda apa. Dan yang lebih penting, komitmen menjadi manusia yang beradab,” tulis Fathin.

Ia juga menangkap pesan tentang pentingnya menghargai waktu sejak kelas XII. “Tidak membuang-buang waktu. Saat duduk di kelas XII banyak hal yang perlu kita siapkan, maka jangan main-main,” lanjutnya.

Kuliah dengan Arah dan Kesadaran

HISUF Yogyakarta menghadirkan Kadep Rekrutmen DPP Hidayatullah, Imam Nawawi, sebagai instruktur. Forum ini mengajak santri melihat masa kuliah sebagai fase penting untuk menempa kapasitas diri, memperkuat identitas, serta membangun kecakapan menyampaikan gagasan dan berkontribusi.

“Kesadaran itu menjadi penting karena kelulusan dari madrasah akan membawa para santri menuju lingkungan yang lebih luas. Mereka akan berhadapan dengan beragam pemikiran, pilihan hidup, tantangan akademik, dan dinamika sosial,” ungkap Imam Nawawi.

Karena itu, kesiapan menuju perguruan tinggi perlu tumbuh sejak kelas XII. Santri perlu membawa tujuan yang jelas agar kuliah kelak memiliki arah.

“Harapannya dari ruang HISUF Yogyakarta, para santri mulai menatap masa depan dengan satu kesadaran, bahwa hari ini adalah kesempatan untuk menempa diri sebelum memasuki medan pengabdian yang lebih luas,” tutup Imam Nawawi.

Reporter: Herim
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Pemkot Balikpapan Dorong LBH Hidayatullah Bantu Masyarakat Tak Mampu

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) — Pemerintah Kota Balikpapan mendorong Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Hidayatullah Kota Balikpapan untuk aktif memberikan pendampingan hukum...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img