
JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Rabu, 8 Juli 2026, Departemen Pembinaan Anggota menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Wali Murid Sekolah Hidayatullah untuk wilayah Sulawesi dan Papua. Kegiatan ini diikuti oleh 62 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, kepala departemen perkaderan, serta ketua yayasan Hidayatullah dari berbagai daerah di zona Sulawesi dan Papua.
Hadir sebagai narasumber, Dr. Abdul Ghaffar Hadi, M.Si. selaku Ketua Bidang Perkaderan DPP Hidayatullah dan Muh. Farhan, M.Pd. selaku Ketua Departemen Dikdasmen DPP Hidayatullah. Keduanya menyampaikan materi mengenai penguatan sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan dan pembinaan karakter santri.
Dalam arahannya, Kepala Departemen Pembinaan Anggota, Ustaz Iwan Abdullah, M.Si., menekankan pentingnya setiap sekolah Hidayatullah membentuk Madrasah Orang Tua Santri sebagai pusat pembinaan dan penguatan kemitraan antara orang tua dan lembaga pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi anak di lingkungan keluarga.
Ia menjelaskan bahwa Madrasah Orang Tua Santri memiliki beberapa tujuan strategis, di antaranya:
- Meningkatkan peran orang tua dalam pendidikan anak, sehingga mereka lebih memahami cara mendampingi proses belajar, membentuk karakter, dan memberikan motivasi kepada putra-putrinya.
- Menyelaraskan pendidikan di rumah dan di madrasah, agar nilai-nilai keislaman, akhlak, dan pembiasaan yang diajarkan di sekolah dapat diperkuat dalam kehidupan keluarga.
- Meningkatkan komunikasi antara guru dan orang tua, sehingga perkembangan akademik, perilaku, serta kebutuhan peserta didik dapat dipantau dan dibina secara bersama.
- Membantu menyelesaikan berbagai permasalahan anak sejak dini, melalui kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mencari solusi atas kendala belajar, kedisiplinan, maupun perkembangan sosial santri.
Selain memberikan manfaat bagi orang tua, pembinaan wali murid juga membawa dampak positif bagi sekolah. Kemitraan yang kuat antara sekolah dan keluarga akan meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui beberapa aspek, yaitu:
- meningkatnya kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan;
- terbangunnya komunikasi yang lebih efektif mengenai perkembangan akademik, karakter, dan kebutuhan peserta didik;
- tumbuhnya kepercayaan orang tua terhadap sekolah karena mereka dilibatkan secara aktif dalam proses pendidikan;
- meningkatnya dukungan orang tua terhadap berbagai program sekolah;
- terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif melalui kesamaan visi dalam pembinaan karakter dan akhlak santri.
Melalui Bimbingan Teknis ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan Hidayatullah di wilayah Sulawesi dan Papua dapat segera mengimplementasikan Madrasah Orang Tua Santri sebagai program pembinaan yang berkelanjutan. Dengan sinergi yang erat antara sekolah, keluarga, dan yayasan, diharapkan lahir generasi santri yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akidah, mulia akhlaknya, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi umat dan bangsa.






