AdvertisementAdvertisement

Sambut Tahun Ajaran Baru, Pesantren Hidayatullah Medan Siapkan Terobosan Kurikulum Bahasa Arab Berstandar Global

Content Partner

MEDAN (hidayatullah.or.id) – Penguasaan Bahasa Arab kini tidak lagi sekadar instrumen pelestarian tradisi keilmuan Islam, melainkan telah menjelma sebagai alat komunikasi global yang krusial di era modern. Menyadari peran strategis tersebut, Pengurus Pesantren Hidayatullah Medan Tanjung Morawa bergerak cepat dengan menggagas penyusunan kurikulum Bahasa Arab baru yang diproyeksikan bakal diterapkan secara penuh pada tahun ajaran 2026/2027 mendatang.

Langkah progresif ini diambil sebagai bentuk evaluasi dan pembenahan program bahasa yang selama ini dirasakan belum berjalan maksimal. Melalui kurikulum baru ini, pihak pesantren berkomitmen meningkatkan mutu lulusan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan putra-putri mereka di Pesantren Hidayatullah Medan.

Pihak pengelola pesantren menetapkan tiga parameter utama yang menjadi tolok ukur keberhasilan program terobosan ini:

1. Akses Literasi Khazanah Turots (Kitab Kuning)

Santri akan dibekali dengan penguasaan gramatika Arab yang kuat (Nahwu dan Sharaf). Hal ini menjadi modal utama agar para santri mampu mengkaji langsung kitab-kitab klasik otentik secara mandiri, sehingga mempercepat proses pendalaman ilmu agama (tafaqquh fi al-din).

2. Standar Kurikulum Berorientasi Global dan Akreditasi

Pesantren Hidayatullah Medan melakukan kolaborasi apik dengan memadukan kurikulum salaf dan standar internasional. Silabus dirancang secara khusus untuk membuka peluang lebar bagi para alumni yang ingin melanjutkan studi ke universitas elite Timur Tengah—seperti Universitas Al-Azhar di Mesir dan Universitas Islam Madinah di Arab Saudi—maupun ke jenjang pendidikan tinggi internal lembaga Hidayatullah.

3. Penciptaan Lingkungan Berbahasa (Biah Lughawiyah)

Pesantren mewajibkan penggunaan Bahasa Arab aktif dalam aktivitas sehari-hari. Lingkungan yang kondusif ini dibentuk bukan hanya untuk meningkatkan aspek kognitif, melainkan juga memperkuat pemahaman ilmu agama (ulumuddin) sebagai bekal dasar ketika kelak terjun ke masyarakat sebagai da’i dan mubaligh.

Dukungan Tim Ahli Lintas Alumni Terkemuka

Demi mematangkan draf kurikulum besar ini, tim pengajar Bahasa Arab Pesantren Hidayatullah Medan menggelar forum diskusi intensif. Tidak main-main, perumusan ini dikawal langsung oleh jajaran ustaz dan pakar dengan latar belakang akademis mumpuni, di antaranya, Ustadz Isa Abdul Baari, S.Pd. (Alumni STIBA Ar-Raayah, Sukabumi. Ustadz Muhammad Ihsan, Lc. (Alumni LIPIA Jakarta). Ustadz Luqman Hakim, Lc. (Alumni Universitas Islam Madinah, Arab Saudi). Ustadz Fahri Fathullah, M.Pd. (Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor) dan Ustadz Pathun Nur, S.Ag. (Alumni STIQ Ash-Shiddiq, Medan)

Melalui sinergi dan kolaborasi dari para pendidik lintas institusi terkemuka ini, Pesantren Hidayatullah Medan optimistis mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an dan mutafaqqih fiddin yang tangguh, adaptif, serta siap menjawab tantangan zaman.

Reporter: Khoirul Anam
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Pembinaan Wali Murid Jadi Pilar Penguatan Mutu Sekolah Hidayatullah

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Dalam upaya memperkuat kemitraan antara sekolah dan wali murid diselenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Wali Murid...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img