
TAWAU (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Kalimantan Utara memperluas silaturrahim dan syiar Islam hingga ke luar negeri melalui program Safari Dakwah Ramadhan dengan mengirimkan para dai untuk berdakwah di Tawau, Sabah, Malaysia, bekerja sama dengan Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau. Program dakwah lintas negara tersebut dilaksanakan selama bulan Ramadhan, sejak 23 Februari hingga 14 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir antara DPW Hidayatullah Kalimantan Utara dan Konsulat RI Tawau.
Kolaborasi tersebut difokuskan pada pelayanan keagamaan bagi warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di wilayah Tawau serta sekitarnya.
Pada tahun ini, DPW Hidayatullah Kalimantan Utara menugaskan tiga orang dai yang menjalankan peran sebagai Dai Ramadhan sekaligus amil zakat di lingkungan Konsulat RI Tawau.
Kehadiran para dai tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat Indonesia di wilayah tersebut dalam menjalankan berbagai ibadah selama bulan Ramadhan, termasuk pelaksanaan zakat dan pembinaan keagamaan.
Selama masa penugasan, para dai mengisi tausiah atau kuliah tujuh menit setelah salat Zuhur di Kantor Konsulat RI Tawau setiap Senin hingga Kamis.
Selain kegiatan di kantor konsulat, pada malam hari para dai juga mengisi ceramah tarawih serta kajian Ramadhan di sejumlah masjid dan mushalla di wilayah Tawau.
Pererat Hubungan dan Pelayanan Masyarakat
Ketua DPW Hidayatullah Kalimantan Utara, Muhammad Irsan Sulaiman, yang turut memimpin rombongan safari dakwah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat Indonesia di luar negeri.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus terjalin sebagai wadah mempererat silaturahmi dengan saudara-saudara kita WNI yang berada di Tawau. Selain itu, Hidayatullah Kalimantan Utara juga berkomitmen untuk memberikan ruang pendidikan bagi anak-anak tenaga kerja Indonesia yang mengalami kesulitan mengakses pendidikan di Malaysia,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa peran Hidayatullah di wilayah perbatasan tidak hanya berfokus pada kegiatan dakwah, tetapi juga meliputi upaya pembinaan keagamaan serta dukungan pendidikan bagi komunitas warga negara Indonesia yang membutuhkan.
Konsul Republik Indonesia di Tawau, Dino Nurwahyudin, menyampaikan apresiasi atas kontribusi para dai yang terlibat dalam program Safari Dakwah Ramadhan tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran para dai dari Hidayatullah yang telah mengisi kajian dan ceramah selama Ramadhan di Kantor Konsulat RI Tawau. Kehadiran mereka sangat membantu dalam memberikan pembinaan keagamaan bagi masyarakat kita di sini,” ungkapnya.
Menurutnya, Konsulat RI Tawau akan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program Safari Dakwah Ramadhan yang dilaksanakan oleh Hidayatullah Kalimantan Utara sebagai bagian dari pelayanan bagi masyarakat Indonesia di wilayah tersebut.









