
JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Organisasi kemasyarakatan Islam Hidayatullah menyampaikan duka atas wafatnya Ketua Yayasan Dharma Bhakti Sosial (Dharmais), H. Drs. Indra Kartasasmita, M.Sc., yang meninggal dunia pada Rabu, 5 Dzulqaidah 1447 Hijriah bertepatan dengan 22 April 2026 pukul 01.29 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta. Kabar wafatnya tokoh nasional tersebut meninggalkan jejak duka di berbagai kalangan yang selama ini mengenalnya melalui aktivitas sosial, kemanusiaan, pendidikan, dan olahraga.
Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Muhammad Isnaeni, mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki perhatian nyata terhadap anak-anak yatim dan keluarga dhuafa melalui berbagai program sosial Yayasan Dharma Bhakti Sosial (Dharmais). Menurut Isnaeni, kepedulian almarhum juga menyentuh anak-anak binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang dikelola Hidayatullah di berbagai daerah.
“Beliau adalah pribadi yang konsisten membantu anak-anak yatim dan dhuafa,” ujar Muhammad Isnaeni menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Indra Kartasasmita.
Muhammad Isnaeni menyampaikan bahwa hubungan almarhum dengan lembaga sosial binaan Hidayatullah berlangsung dalam semangat kemanusiaan yang konsisten. “Beliau hadir sebagai sosok yang peduli terhadap masa depan anak-anak yang membutuhkan perhatian bersama,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Daerah Khusus Jakarta, Suhardi, yang pernah berinteraksi langsung dengannya mengenal sosok Indra Kartasasmita sebagai tokoh lembaga sosial dan juga figur yang terlibat langsung dalam mendukung program kemanusiaan.
Di tingkat nasional, Indra Kartasasmita juga dikenal luas melalui kiprahnya di dunia olahraga. Sejumlah laporan media nasional mencatat dirinya sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi). Ia termasuk figur yang terlibat dalam pendirian organisasi tersebut pada 1966, yang kemudian berkembang menjadi salah satu cabang olahraga bela diri yang aktif di Indonesia.
Selain itu, almarhum juga tercatat aktif dalam pembinaan olahraga nasional dan pernah menjadi bagian dari struktur Dewan Pengawas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Kiprah tersebut memperlihatkan keterlibatannya dalam pengembangan atlet dan organisasi olahraga selama beberapa dekade.
Namun bagi anak-anak yatim, dhuafa, dan lembaga sosial yang pernah menerima manfaat dari program Yayasan Dharmais, warisan Indra Kartasasmita hadir dalam bentuk perhatian yang nyata. Pada Rabu dini hari pukul 01.29 WIB, perjalanan panjang pengabdiannya berakhir di RSPAD Jakarta, meninggalkan jejak kemanusiaan yang dikenang banyak pihak.






